انَّ رسول الله صلى الله عليه وسلم، يَجْتَهِدُ في رَمَضَان مَا لَا يَجْتَهِدُ في غَيْرِه، وَفي العَشْرِ الأُوَاخِرِ مِنْهُ مَا لا يَجْتَهِدُ في غَيْرِه (رواه مسلم)
Artinya: Rasulullah SAW sangat giat beribadah di bulan Ramadhan melebihi ibadahnya di bulan yang lain, dan pada sepuluh malam terakhirnya beliau lebih giat lagi melebihi hari lainnya.
3. Banyak bersedekah
Selain rajin beribadah dan beramal baik, umat muslim juga perlu memperbanyak bersedekah di akhir bulan Ramadhan.
كَانَ رسول الله صلى الله عليه وسلم، أَجوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجودُ مَايَكُونُ فِي رَمَضَان حِيْنَ يَلْقَاهُ جِبْرِيْل. (متفق عليه)
Baca Juga: Saling Memaafkan, Silaturahmi Mengikat: Merajut Keharmonisan di Hari Fitri
Artinya: Rasulullah SAW adalah orang yang sangat dermawan kepada siapapun, dan pada bulan Ramadhan beliau lebih dermawan lagi saat Jibril menemui beliau.
4. Banyak berdoa
Di akhir bulan Ramadhan, saat Malam Lailatul Qadar tak lupa kamu dapat memperbanyak doa.
قَالَت يَا رسول الله أَرَأَيْتُ إِنْ عَلِمْتُ أَيُّ لَيَلَةٍ لَيْلَةُ القَدْرِ مَا أَقُوْلُ فِيْهَا قَالَ، قُولِي اللهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ (رواه الترمذي)
Artinya: Aisyah ra berkata, "Wahai Rasulullah, seandainya aku bertepatan dengan malam Lailatul Qadar, doa apa yang aku katakan?" Beliau berkata, "Katakan: Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai maaf, maka maafkan aku."
Seperti yang diketahui, Malam Lailatul Qadar merupakan malam istimewa lebih baik dari seribu bulan, yang terjadi saat 10 hari terakhir Ramadhan tetapi tidak diketahui waktu tepatnya hanya Allah yang mengetahuinya.
Baca Juga: Idul Fitri: Momen Istimewa Mempererat Tali Silaturahmi
Meski tidak diketahui waktu tepatnya, umat muslim dapat merasakan tanda-tanda Malam Lailatul Qadar, diantaranya pagi hari tidak terlalu panas, malam yang cerah tidak dingin maupun panas, dan terjadi di akhir bulan Ramadhan.
Demikian informasi mengenai beberapa amalan-amalan yang dapat dilakukan umat muslim saat Malam Lailatul Qadar.***(SDP)/PR