gaya-hidup

5 Tahapan Cinta Menurut Psikolog, Kebanyakan Orang Berhenti Di 3. Jadi, Masih Ragu Sama Dia?

Kamis, 14 Maret 2024 | 10:35 WIB
Tahap Awal - Infatuation and Early Attachment (Leonard Febrianto)

Baca Juga: Teknologi untuk Pendidikan: Meningkatkan Kualitas Pendidikan dengan Teknologi

Menurut ahli saraf Helen fischer, dan psikolog klinis Lucy Brown, bagian otak yang lebih berkembang untuk mengambil alih.

Setelah pasangan bersama selama beberapa waktu, para peserta menggambarkan hal ini memungkinkan mereka untuk lebih mengenal satu sama lain dengan lebih kaya dan lebih dalam.

Dr. Brown menjelaskan kedekatan yang terjalin adalah hasil dari menghadapi krisis bersama, yang mana pasangan melihat betapa banyaknya mereka bertumbuh, berubah, ataupun bagaimana mereka melanjutkan bersama.

Itulah mengapa seringkali menjadi fase lanjut atau udahan dalam sebuah hubungan dan itulah mengapa banyak orang berhenti di fase ini.

4. Pengorbanan

Tahap Keempat - Climbing Down from the Pedestal (Leonard Febrianto)
Tidak semua pasangan berhasil melalui tahap krisis, tahap ini bukan sekedar melihat kekurangan maupun kelemahan pasangan. Melainkan juga memaafkan, dan menerima satu sama lain.

Berdasarkan artikel yang diterbitkan oleh bit help, fase ini ditandai oleh komitmen yang kuat dan perasaan puas, karena ini bukan lagi tentang sebuah kisah cinta yang terpaku oleh hubungan romantic ataupun gairah.

Baca Juga: Teknologi dan Seni: kombinasi Kreatif yang Membuka Peluang Baru

Tetapi hubungan yang masuk di tahap ini telah memiliki fondasi yang kuat akan persahabatan. Percaya dan saling menghormati.

Biasanya fase ini ditempati oleh pasangan yang telah menikah, memiliki anak atau tinggal bersama.

5. Keterikatan yang dalam dan Stabilitas

Tahap Kelima - Deep Attachment and Stability (Leonard Febrianto)
Tidak lama setelah fase ke empat, tahap ini ialah tahap final dalam sebuah hubungan, keterikatan yang dalam dan stabilitas.

Diambil dari Better help mencapai tahap ini sangatlah jarang dicapai, yang hartinya itu adalah hubungan yang kuat yang telah di buat.

hubungan telah siap mencapai keseimbangan dan stabilitas dan melanjutkan emosi yang saling mengisi.

Halaman:

Tags

Terkini