Tulip Mania adalah periode kegilaan ekonomi yang menghebohkan Belanda pada abad ke-17.
Orang-orang berlomba-lomba untuk memiliki bunga tulip yang langka dan berharga. Beberapa tulip bahkan dijual dengan harga yang setara dengan harga rumah saat itu.
Namun, seperti gelembung ekonomi pada umumnya, kegilaan ini akhirnya pecah, dan banyak orang kehilangan segalanya.
Baca Juga: Amran Sulaiman resmi gantikan Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri Pertanian
Simbol Kebahagiaan dan Keanekaragaman
Hari ini, bunga tulip di Belanda adalah simbol kebahagiaan, cinta, dan keindahan. Mereka tumbuh subur di berbagai warna yang berbeda, dan setiap warna memiliki arti sendiri.
Misalnya, tulip merah melambangkan cinta dan gairah, sementara tulip kuning mewakili persahabatan.
Bunga tulip juga menjadi simbol perdamaian dan keragaman, mengingat berbagai warna dan varietasnya.
Baca Juga: Bunga Melati: Wangi Eksotis yang Memikat Hati, Penasaran? simak Informasinya
Pameran Bunga Tulip Keukenhof
Setiap tahun, taman bunga Keukenhof di Belanda menjadi tuan rumah pameran bunga tulip terbesar di dunia.
Ribuan jenis dan varietas bunga tulip yang indah ditanam di taman seluas 79 hektar ini, menciptakan pemandangan yang luar biasa.
Pameran ini menarik ribuan pengunjung dari seluruh dunia yang datang untuk mengagumi kecantikan bunga tulip.
Baca Juga: Kupas Tuntas Keajaiban Anggrek: Jenis dan Keunikan yang Memukau
Kisah bunga tulip adalah kisah eksotis yang melibatkan perjalanan dari Timur Tengah ke Belanda, melewati masa kegilaan ekonomi hingga menjadi simbol kebahagiaan dan keragaman.