Ia juga menegaskan bahwa forum tersebut akan difasilitasi secara terbuka, bermartabat, dan bertanggung jawab, bukan untuk mencari pembenaran pribadi, melainkan demi menghadirkan kebenaran kepada publik.
“Ini bukan soal menang atau kalah, tapi tentang amanah dan kejujuran,” tandasnya.
Hingga artikel ini ditulis, belum ada tanggapan lanjutan dari kedua belah pihak terkait realisasi undangan tabayyun terbuka tersebut.
Publik pun masih menanti klarifikasi langsung dari kedua figur untuk memastikan duduk perkara polemik wakaf Al-Qur’an yang kini menjadi sorotan luas di media sosial. *****