Mengenal Sosok Mendiang Joko Pinurbo, Sastrawan yang Menggabungkan Humor dan Ironi

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Jumat, 7 Juni 2024 | 23:08 WIB
Joko Pinurbo (Tim Warta Pesona 01)
Joko Pinurbo (Tim Warta Pesona 01)

WartaPesona.comJoko Pinurbo, seorang sastrawan yang terkenal dengan karya-karya penuh humor dan ironi, telah meninggal dunia pada hari Sabtu (27/4) pada usia 61 tahun. Kabar kepergiannya dikonfirmasi oleh rekan sastrawan Butet Kartaredjasa kepada CNN Indonesia pada hari yang sama.

Sebelum meninggal, Joko Pinurbo dirawat di rumah sakit karena penyakit paru-paru. Setelah keluar dari rumah sakit, ia menerima perawatan rawat jalan di rumah. Ia meninggalkan seorang istri bernama Nurnaeni Amperawati Firmina dan dua anak.

Lahir di Sukabumi, Jawa Barat pada tanggal 11 Mei 1962, Joko Pinurbo adalah seorang sastrawan terkemuka di Indonesia yang kemudian menetap di Yogyakarta. Minatnya dalam menulis puisi sudah muncul sejak ia masih bersekolah di SMA. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Sanata Dharma, Yogyakarta.

Baca Juga: 5 Production House Film Indonesia yang Sukses Tembus Box Office

Dikenal dengan gaya menulisnya yang khas, Joko Pinurbo sering memadukan narasi, humor, dan ironi dalam karya-karyanya. Dia telah menulis banyak puisi sepanjang hidupnya, antara lain Celana (1999), Celana Pacarkecilku di Bawah Kibaran Sarung (2007), Di Bawah Kibaran Sarung (2001), Pacarkecilku (2002), dan Telepon Genggam (2003).

Karya-karya lainnya termasuk Haduh, aku di-follow (2013), Surat dari Yogya: sepilihan Puisi (2015), Srimenanti (2019), dan Tak Ada Asu di Antara Kita: Kumpulan Cerpen (2023). Selain itu, ia juga memiliki beberapa antologi seperti Tugu (1986), Tonggak (1987), Sembilu (1991), Ambang (1992), Mimbar Penyair Abad 21 (1996), dan Utan Kayu Tafsir dalam Permainan (1998).

Berbagai penghargaan prestisius pernah diterima oleh Joko Pinurbo atas karyanya, termasuk penghargaan Puisi Terbaik dari Dewan Kesenian Jakarta, Hadiah Sastra Lontar, dan pengakuan sebagai tokoh sastra versi majalah Tempo. ***(TWP01)/SR

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mall of Indonesia Hadirkan Ultraman

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB
X