LaLiga Spanyol Laporkan Rasisme Terhadap Bintang Real Madrid Vinicius Jr. ke Pengadilan Barcelona

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Minggu, 2 April 2023 | 08:29 WIB
Vinícius Jr. telah menjadi korban rasisme dalam beberapa pertandingan musim ini saat melawan Barcelona, termasuk saat melawan Atlético Madrid, Real Valladolid, Real Mallorca, dan Osasuna | wartapesona.com (Foto : laman resmi RealMadrid.com)
Vinícius Jr. telah menjadi korban rasisme dalam beberapa pertandingan musim ini saat melawan Barcelona, termasuk saat melawan Atlético Madrid, Real Valladolid, Real Mallorca, dan Osasuna | wartapesona.com (Foto : laman resmi RealMadrid.com)

WartaPesona.comLaLiga telah mengajukan keluhan ke pengadilan Barcelona setelah bintang Real Madrid, Vinicius Jr., mendapat perlakuan rasis selama El Clásico di Camp Nou pada hari Minggu, 19 Maret 2023.

Vinícius telah menjadi korban pelecehan rasial dalam beberapa kesempatan musim ini, selain saat pertandingan dengan FC Barcelona, termasuk selama pertandingan di Atlético Madrid, Real Valladolid, Real Mallorca, dan Osasuna.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, liga tertinggi Spanyol tersebut mengatakan, "Dalam menghadapi kejadian yang terjadi dalam pertandingan FC Barcelona-Real Madrid, di mana perilaku rasis yang tidak dapat ditoleransi sekali lagi diamati terhadap Vinicius Jr, LaLiga telah melaporkan penghinaan rasial ke Pengadilan Instruksi Barcelona."

Baca Juga: Ramadhan di Premier League : Wasit Beri Jeda Waktu untuk Berbuka Puasa Bagi Pemain Muslim Saat Magrib Tiba

LaLiga juga telah membuka saluran pengaduan di situs webnya untuk memungkinkan penggemar mengirimkan informasi yang dapat membantu mengidentifikasi pelaku. FC Barcelona belum merespon permintaan tanggapan, seperti dikutip dari CNN.

Dalam pernyataan yang dikirimkan kepada CNN bulan lalu, LaLiga mengatakan bahwa empat kasus pelecehan rasial terhadap pemain kulit hitam telah diarsipkan oleh pengadilan setempat di Barcelona, dengan belum bisa mengidentifikasi orang yang bertanggung jawab sebagai salah satu alasan.

Baca Juga: Piala Dunia FIFA U-20 2023 Dibatalkan di Indonesia, Muncul Spekulasi Terkait Alasan FIFA. Media Asing Bereaksi

Beberapa organisasi telah mengkritik proses pengaduan yang rumit di Spanyol.

Bulan lalu, LaLiga mendetailkan kepada CNN Sport bahwa 12 kasus pelecehan rasial terpisah yang ditujukan pada pemain sepak bola kulit hitam yang berasal dari Januari 2020 dan telah diserahkan kepada otoritas setempat.

Sampai saat ini, belum ada hukuman yang diberikan oleh otoritas sepak bola terkemuka Spanyol - Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) - atau jaksa setempat, tetapi investigasi atas beberapa kasus masih berlanjut.

Baca Juga: Usai Mendapat Protes Suporter PSG, PSG Bimbang Tahan Leo Messi: Kembali ke Barcelona atau Pindah ke Klub Lain?

LaLiga mengatakan kepada CNN bahwa mereka tidak memiliki kewenangan untuk menghukum penggemar atau klub atas kasus pelecehan rasial.

Piara Powar, direktur eksekutif Fare Network, sebuah organisasi yang dibentuk untuk melawan diskriminasi di seluruh sepak bola Eropa, mengatakan bahwa liga sepak bola dan otoritas di Spanyol sedang "mencuci tangan" dari insiden-insiden ini.

Kemudian, baik karena kurang minat atau kurang pemahaman tentang sepak bola dan seriusnya insiden-insiden ini, jaksa setempat tidak mengatasi investigasi dengan cukup baik, kata Powar. ***(SA)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Sumber: CNN

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X