WartaPesona.com – Timnas Indonesia bersiap menjalani tantangan besar pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Tim Garuda yang kini ditangani Patrick Kluivert harus menghadapi dua lawan tangguh di Grup B, yakni Arab Saudi dan Irak.
Seluruh laga Grup B dijadwalkan berlangsung di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Arab Saudi. Indonesia masih berada di posisi sulit jika melihat peringkat FIFA, namun peluang mencatat sejarah tetap terbuka.
Format Grup dan Peluang Lolos
Sesuai aturan, hanya juara grup yang lolos otomatis ke Piala Dunia 2026. Tim peringkat kedua masih punya kesempatan melalui playoff antarbenua, sementara peringkat ketiga langsung tersingkir.
Meski tantangannya berat, Garuda tetap optimistis bisa bersaing dan mengukir sejarah.
Baca Juga: 4 Fakta Terbaru Timnas Indonesia Jelang Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Jadwal Timnas Indonesia
- Kamis, 9 Oktober 2025: Indonesia vs Arab Saudi
- Minggu, 12 Oktober 2025: Irak vs Indonesia
Dua laga inilah yang akan menentukan nasib Garuda menuju ajang sepak bola terbesar dunia.
Peta Kekuatan Grup B
Arab Saudi berada di ranking 59 FIFA dengan catatan impresif: 6 kali tampil di Piala Dunia, termasuk tembus 16 besar edisi 1994.
Irak menempati ranking 58 FIFA, dengan sejarah tampil sekali di Piala Dunia 1986.
Indonesia, yang kini duduk di posisi 119 FIFA, terakhir kali tampil saat masih bernama Hindia Belanda pada 1938.
Skuad Garuda: Kombinasi Naturalisasi & Talenta Lokal
Pelatih Patrick Kluivert memanggil 29 pemain, termasuk wajah-wajah andalan naturalisasi seperti Ragnar Oratmangoen, Thom Haye, Jay Idzes, Justin Hubner, dan Miliano Jonathans.
Artikel Terkait
Dukung Timnas di AFF 2024, Menpora Dito Optimis Indonesia Juara
Tantangan dan Harapan di Balik Bahu Tim Pelatih Timnas Indonesia
Kegagalan Timnas Putri Jadi Cermin Ketimpangan Persiapan: Erick Thohir Tegaskan Butuh Waktu dan Komitmen Jangka Panjang
Jens Raven Resmi Gabung Bali United! Wonderkid Timnas Teken Kontrak 3 Musim, Pilih Pulang Demi Serdadu Tridatu
Erick Thohir Stop Naturalisasi Baru, Anggap Liga dan Diaspora Sudah Cukup untuk Timnas Indonesia