WartaPesona.com – Timnas Indonesia resmi tergabung di Grup B bersama dua kekuatan raksasa Asia, Irak dan Arab Saudi, dalam Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Drawing yang digelar beberapa hari lalu langsung menuai pro dan kontra, tak terkecuali dari pengamat sepak bola nasional, Coach Justin.
Melalui wawancaranya di kanal YouTube Sport77 Official, Jumat, 18 Juli 2025, Coach Justin menilai format dan pelaksanaan Round 4 ini tidak sesuai harapan dan tidak mencerminkan keadilan kompetisi internasional.
“Ini bukan soal grup berat atau ringan, tapi soal format dan tempat pertandingan yang tidak masuk akal,” tegas Justin.
Baca Juga: Rayyan Arkan Dhika Bikin Dunia Terpukau, Gaya Tarian Aura Farming Ditiru Marc Marquez di Podium MotoGP
Menurutnya, sistem Round 4 yang mempertemukan enam tim dalam dua grup dan memperebutkan tiga tiket (dua langsung, satu lewat playoff) seharusnya digelar di tempat netral, bukan justru di markas salah satu peserta.
“Main di Arab Saudi? Mereka peserta juga! Itu tidak masuk akal,” kritiknya keras.
“Kalau ini terjadi di Eropa, federasi-federasi pasti sudah melayangkan protes. Tapi AFC seperti biasa saja.”
Coach Justin pun menyebut AFC gagal menjaga prinsip keadilan kompetisi, terutama karena faktor tuan rumah bisa sangat memengaruhi hasil pertandingan dalam sistem kompetisi singkat dan intens seperti ini.
Baca Juga: Jens Raven Resmi Gabung Bali United! Wonderkid Timnas Teken Kontrak 3 Musim, Pilih Pulang Demi Serdadu Tridatu
Sementara itu, Grup A akan dihuni oleh Qatar, UEA, dan Oman. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi dan Qatar pada 8–14 Oktober 2025.
Artinya, kedua tuan rumah tersebut bermain di kandang sendiri, sedangkan tim lain seperti Indonesia harus menghadapi tantangan ganda: lawan berat dan atmosfer kandang lawan.
Timnas Indonesia sendiri diprediksi harus bekerja ekstra keras jika ingin menciptakan kejutan dan menjaga peluang ke Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Laga Penentu : Persib dan All Star Hadapi Tantangan di Matchday Kedua Piala Presiden 2025
Namun tekanan bukan hanya berasal dari kualitas lawan, melainkan juga dari ketimpangan tempat pertandingan yang mulai ramai disorot.
Kontroversi ini membuka kembali perdebatan lama soal integritas penyelenggaraan kompetisi di bawah naungan AFC.***(SA)
Artikel Terkait
Banjir Gol di GBK! Oxford United Taklukkan Indonesia All Star 6-3 di Piala Presiden 2025
Laga Penentu : Persib dan All Star Hadapi Tantangan di Matchday Kedua Piala Presiden 2025
Jens Raven Resmi Gabung Bali United! Wonderkid Timnas Teken Kontrak 3 Musim, Pilih Pulang Demi Serdadu Tridatu
Rayyan Arkan Dhika Bikin Dunia Terpukau, Gaya Tarian Aura Farming Ditiru Marc Marquez di Podium MotoGP