WartaPesona.com - Islam Makhachev kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu petarung paling dominan di divisi kelas ringan UFC.
Petarung asal Dagestan itu mempertahankan sabuk juaranya untuk keempat kali berturut-turut dengan kemenangan impresif atas Renato Moicano dalam ajang UFC 311 yang berlangsung di Intuit Dome, California, Amerika Serikat, Minggu (19/1/2025).
Sejak awal pertarungan, Moicano mencoba menekan dengan agresivitas tinggi. Ia melancarkan pukulan dan tendangan ke arah Makhachev untuk mencuri momentum di ronde pertama.
Namun, Makhachev yang dikenal memiliki ketenangan luar biasa tetap sabar, membaca setiap pergerakan lawannya dengan cermat.
Baca Juga: Ratusan ASN Melakukan Unjuk Rasa Protes dan Sentil Perlakuan Mediktisaintek Terhadap Karyawannya
Pertarungan sengit terus berlanjut hingga Makhachev menemukan celah untuk menjatuhkan Moicano ke lantai oktagon menjelang akhir ronde pertama.
Dengan teknik khasnya yang telah membawa banyak kemenangan, Makhachev menggunakan d’arce choke, sebuah kuncian leher yang mematikan.
Moicano, meski berusaha keras untuk melawan, akhirnya terpaksa menyerah setelah merasa terperangkap tanpa jalan keluar.
Wasit segera menghentikan pertarungan, memberikan kemenangan kepada Makhachev melalui submission.
Kemenangan ini memperpanjang rekor luar biasa Makhachev, yang kini mencatatkan 27 kemenangan dan hanya 1 kekalahan sepanjang kariernya di UFC.
Setelah pertarungan, Moicano menyatakan rasa kecewa yang mendalam.
Ia mengakui bahwa dirinya telah berlatih keras dan menghabiskan seluruh hidupnya untuk kesempatan seperti ini, tetapi harus menerima kenyataan pahit bahwa ia kalah di ronde pertama.
"Ini sangat mengecewakan, tetapi kekalahan adalah bagian dari permainan," ujar Moicano.
Artikel Terkait
Puding: Manisnya Kreasi Sederhana yang Menggugah Selera
Gemini: Si Kembar yang Dinamis dan Penuh Kejutan
Semangat Bersinergi: Indonesia Perkuat Kolaborasi di "ASEAN Tourism Forum 2025" di Johor Bahru
Tidak Ada Sekolah Selama Ramadhan? Kemenag Memiliki Wacana untuk Meliburkan Sekolah Selama Ramadhan untuk Menyeimbangkan Ibadah dan Pembelajaran
Ratusan ASN Melakukan Unjuk Rasa Protes dan Sentil Perlakuan Mediktisaintek Terhadap Karyawannya