Terkait meningkatnya mobilitas, Mahmud menyebutkan bahwa jumlah penumpang di seluruh moda transportasi di Indonesia mengalami peningkatan pada triwulan ke-2 tahun 2023.
Angkutan rel naik 28,84 persen, angkutan laut 11,98 persen, dan angkutan udara 30,61 persen.
Baca Juga: PPP targetkan Kalimantan Selatan pendulang suara di Pemilu 2024, Sandiaga Uno tawarkan ini
Selain itu juga kunjungan wisatawan mancanegara dan pergerakan wisatawan nusantara yang tumbuh besar, masing-masing 169,66 persen dan 19,86 persen.
Sementara itu, rata-rata tingkat hunian kamar hotel juga meningkat sebesar 1,84 poin.
Mahmud menjelaskan, bahwa meningkatnya semua sektor tersebut terjadi karena berbagai hal.
Pertama, penyelenggaraan event nasional dan internasional, terutama Keketuaan RI di ASEAN.
Kedua, momentum libur lebaran sekolah, termasuk liburan musim panas luar negeri yang turut mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di Indonesia.
Sementara itu terkait daya beli masyarakat yang meningkat, Mahmud mengatakan bahwa hal tersebut terlihat dari tingkat inflasi yang terkendali.
Pembelian mobil penumpang yang naik, dan penjualan sepeda motor domestik yang juga naik.
"Selain itu, juga adanya pemberian THR dan Gaji ke-13 bagi para pegawai negeri sipil (PNS)," kata Mahmud. ***(KKT)