WartaPesona.com - Kementerian Koperasi dan UKM RI, terus mengejar jumlah rasio wirausaha sebesar 3,95 persen dari total populasi Indonesia hingga tahun 2024.
Menurut Kemenkop UKM, target tersebut mengingat jumlah rasio wirausaha saat ini yang masih sebesar 3,47 persen.
Deputi Kewirausahaan Kemenkop UKM Siti Azizah, mengatakan jumlah rasio wirausaha tersebut masih jauh dari prasyarat negara maju yang mengharuskan rasio minimal 12 persen.
Baca Juga: Kolaborasi Inspiratif: Peluang Bisnis OK OCE x KK Indonesia Membangun Komunitas Wirausaha
Siti Aziah mengemukakan hal tersebut saat menjadi narasumber talk show di acara pembukaan Festival Pramuka Jogja (FPJ) 2023, di Buper Tunas Wiguna Babarsari Yogyakarta, Sabtu (15/7).
Selain Siti Azizah, hadir sebagai narasumber adalah Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi, dan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka DIY GKR Mangkubumi.
Siti Azizah mengatakan, Kemenkop UKM terus berupaya mengejar target jumlah rasio wirausaha di Indonesia tersebut melalui berbagai program.
Salah satunya dengan mencanangkan target menciptakan 1 juta wirausaha baru hingga bisa mencapai rasio 3,95 persen di tahun 2024.
Baca Juga: Penggunaan robot di sektor industri manufaktur bisa hemat biaya produksi, dan lebih efisien
Upaya tersebut dilakukan melalui program pengembangan wirausaha di seluruh provinsi di Indonesia, dengan bekerja sama dengan perguruan tinggi, SMK, dan SMA.
Kemudian, juga bekerja sama dengan lembaga inkubator bisnis di perguruan tinggi.
"Saat ini kami bergerak dengan menggandeng 8 perguruan tinggi untuk menghasilkan 500 startup baru yang terstruktur, dan diharapkan bisa tercapai akhir tahun ini," kata Siti Azizah.
Siti Azizah menegaskan, bahwa kementerian memang mengharapkan penciptaan start up baru yang terstruktur atau by design.
Baca Juga: Bagai pedang bermata dua, media sosial bagi remaja punya dampak positif dan negatif