bisnis-umkm

Menkeu Purbaya Sindir Ekonom yang Ragukan Pertumbuhan Ekonomi 5,12% dari BPS

Selasa, 23 September 2025 | 07:20 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya singgung data pertumbuhan ekonomi dari BPS. (Tangkapan layar YouTube Kementerian Keuangan RI)

WartaPesona.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara soal polemik data pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II 2025 sebesar 5,12 persen yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Purbaya menegaskan bahwa angka tersebut mencerminkan kondisi riil, didorong konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor. Ia juga menepis tudingan manipulasi.

“Tidak ada manipulasi BPS. Kalau ada yang menyangkal, mungkin ekonominya nggak ngerti,” ujarnya dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Senin (22/9/2025).

Menurutnya, pertumbuhan itu dipicu insentif pemerintah hingga April yang berdampak pada konsumsi. Setelah insentif melambat, ekonomi juga ikut terkoreksi.

“Jadi memang logikanya seperti itu,” jelasnya.

Baca Juga: Hotman Paris Ngaku Rugi, Menkeu Purbaya Anggap Bukti Sukses Kebijakan Rp200 Triliun ke Himbara

Pandangan Berbeda Ekonom

Meski begitu, sejumlah ekonom tetap meragukan kualitas pertumbuhan tersebut.

Mereka menilai peningkatan konsumsi lebih banyak ditopang faktor jangka pendek, bukan perbaikan fundamental.

Ada pula yang mengkritik bahwa ketimpangan antarwilayah masih tinggi, sehingga angka agregat 5,12 persen belum sepenuhnya mencerminkan pemerataan.

Baca Juga: BBM Satu Harga, Bukti Keadilan Energi untuk Seluruh Rakyat Indonesia

Respons Istana

Sebelumnya, pihak Istana melalui Hasan Nasbi juga menegaskan bahwa BPS selalu merilis data sesuai fakta, baik saat pertumbuhan naik maupun turun.

“Kalau turun dibilang turun, kalau naik dibilang naik. Pemerintah itu jujur-jujur aja,” kata Hasan pada 7 Agustus 2025. ***

Tags

Terkini

Penjualan Mobil Listrik Naik 80 Persen

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:04 WIB

Bisnismu Gitu-Gitu Aja ? Yuk Coba 7 Tips UMKM Ini!

Senin, 24 November 2025 | 10:36 WIB