Lebih jauh, Reni Yanita memaparkan keterlibatan IKM di industri kosmetik selain akan mendukung pertumbuhan ekonomi juga akan memberikan dampak sosial yang signifikan.
Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2024 akan dibuka 20 Agustus, ada 250.407 formasi yang bisa dilamar
Dan, dukungan dan pengembangan IKM dapat menjadi strategi yang efektif dalam menciptakan kesempatan kerja, mengurangi kemiskinan, dan mendorong inovasi di industri kosmetik.
Menurut Reni Yanita, upaya Dirjen IKM dan Aneka dalam mendukung pertumbuhan industri kosmetik di Indonesia salah satunya adalah menggelar Kompetisi Startup Kosmetik 2024.
Baca Juga: Waduh, kematian residen dokter spesialis PPDS di Amerika Serikat terbesar karena bunuh diri!
Kompetisi Startup Kosmetik 2024 yang telah dimulai sejak 30 Juli, lalu mengusung tema 'Grow and Classy'. Acara ini digelar untuk menjaring pelaku-pelaku usaha baru (startup) industri kosmetik yang potensial dan inovatif.
Selain itu juga menjalin jejaring antar pelaku usaha industri kosmetik, meningkatkan keterampilan dan wawasan, mendorong inovasi, serta sebagai upaya memberikan apresiasi dan peningkatan iklim kompetitif antar IKM kosmetik di Indonesia. ***(KKO)