WartaPesona.com - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemKopUKM), melihat adanya potensi kerja sama bisnis di bidang pengolahan hasil perikanan dengan negara Jepang.
MenKopUKM Teten Masduki mengatakan adanya peluang kerja sama bidang pengolahan hasil perikanan dengan Jepang setelah mengunjungi Maruzen Suisan, pekan ini.
Maruzen Suisan yang dikunjungi MenKopUKM Teten Masduki merupakan perusahaan perikanan terbesar dan tersukses di Toyokawa, Aichi, Jepang.
Baca Juga: Xpression Camera, aplikasi kamera video virtual ini bisa tampilkan wajah berbeda saat streaming
“Saya melihat potensi besar untuk kerja sama dengan Jepang di bidang pengolahan hasil perikanan," kata MenKopUKM Teten Masduki, dikutip dari laman kemenkopukm.go.id, Kamis (3/7/2023).
Menteri Teten mengatakan, ada kemungkinan kolaborasi teknologi dengan Jepang untuk meningkatkan kualitas dan keragaman produk olahan seafood, seperti saus untuk campuran seafood dan asinan ikan.
Menurut Teten, kemitraan Indonesia dan Jepang dapat menghasilkan keuntungan bersama. Memanfaatkan keahlian masing-masing untuk menciptakan produk inovatif dan ramah pasar.
Baca Juga: Pengamat sebut Gus Imin harus maju Cawapres di Pilpres 2024, alasannya ini
MenKopUKM Teten Masduki, mengungkapkan produksi perikanan tangkap di Indonesia khususnya perikanan laut tumbuh 2,23 persen. Dan, perairan umum darat 2,71 persen pada tahun 2020.
Selain itu, perdagangan bilateral produk perikanan Indonesia juga cukup menggembirakan. Perkiraan nilai ekspor mencapai 6,24 miliar dolar AS, dengan volume ekspor 1,22 juta ton pada tahun 2022.
Sementara itu, kata Teten, selama ini Jepang juga merupakan salah satu negara tujuan utama ekspor perikanan Indonesia dengan total ekspor sebesar 1.431,5 ton.
Karena itu, Menteri Teten mengatakan tujuannya mengunjungi Jepang tak lain untuk memperluas jaringan informasi perdagangan komoditas perikanan.
Baca Juga: Aneka sup hangat jadi makanan khas Korea di musim panas, Samgyetang nomor 1
Menurut dia, berbagi wawasan pasar dan data perdagangan dapat meningkatkan pemahaman Indonesia tentang preferensi konsumen, dan pola permintaan.
Artikel Terkait
Mendag Zulkifli Hasan Mengunjungi Komunitas UKM dan Tinjau Harga Bapok di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki Menyampaikan Wujudkan Transformasi Ekonomi Melalui PLUT
Angela Tanoesoedibjo Wamenparekraf Kunjungi "Galeri Ulos Sianipar dan UKM Bersama" di Kota Medan
Menkop UKM Soroti Gaya Beli Anak Muda yang Suka Produk Lokal, Bisa Memajukan Perekonomian
Jadi syarat negara maju, Kemenkop UKM kejar target jumlah rasio wirausaha baru capai 3,95 persen hingga 2024
Peluang bisnis perikanan, dari budidaya udang hingga pembibitan ikan, dan wisata