Sementara untuk produk kerajinan yang dihadirkan merupakan produk-produk Indonesia mulai dari Batik, Tenun, Fashion & Embroidery. Alas Kaki, & Perlengkapan Travel, Perhiasan & Aksesoris, Peralatan Ruman Tangga, Cindera Mata, Produk Dekoratif, Mainan hingga Kerajinan lainnya.
Direktur PT Mediatama Binakreasi Umi Noor Wijiati menambahkan, jelang digelarnya INACRAFT pada Maret 2023 mendatang, saat ini persiapan sudah mencapai 90 persen, hanya tinggal produksi. Tinggal perizinan dari kepolisian. “Karena meskipun PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) sudah ditarik oleh Pemerintah, proses perizinan tetap ada pengawasan dan pertimbangan oleh Satgas Covid-19,” jelasnya.
Sama seperti penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, untuk hadir dalam INACRAFT pengunjung bakal dikenakan tarif sebesar Rp 25 ribu. Meski begitu, Umi menyakini, antusiasme pengunjung tidak akan pernah surut alias tetap tinggi.
Baca Juga: Telah dibuka Rekrutmen Eksternal PT KAI Pendaftaran Hingga 12 Februari, Berikut Infonya
“Tahun 2021 INACRAFT sempat vakum. Namun penyelenggaraan Maret 2022, yang merupakan pameran pertama digelar dan dibuka oleh RI 1, Alhamdulilllah pengunjungnya dari 2019 hanya turun 10 persen. Karena rata-rata pengunjung itu kangen dengan pameran kerajinan yang paling dicari,” pungkasnya.
Editor: Tim WartaPesona