berita

Angklung Menjadi Warisan Budaya Dunia Indonesia, Simak Penjelasananya

Rabu, 16 November 2022 | 11:28 WIB
Angklung Menjadi Warisan Budaya Dunia Indonesia, (Tim WartaPesona)

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata kala itu, melalui Dirjen Seni dan Nilai Tradisional harus mengumpulkan dokumen-dokumen sejarah yang membuktikan bahwa angklung memang berasal dari Indonesia.

Beruntung Dirjen Seni dan Nilai Tradisional menemukan dan membuktikan dokumen penting itu. Salah satu dokumen itu adalah terdapatnya prasasti yang menunjukkan bahwa angklung pertama kali ada dan ditemukan di Sukabumi pada 1903 dan pernah dipersembahkan sebagai cendera mata kepada Raja Thailand.

Angklung, Orde baru, dan Korea

Pengukuhan angklung sebagai warisan budaya dunia itu sekaligus menambah daftar mata budaya Indonesia yang masuk warisan budaya dunia. Angklung merupakan daftar mata budaya keempat Indonesia yang diakui sebagai warisan budaya dunia setelah wayang, keris, dan batik.

Setelah 10 tahun pengakuan angklung, apakah perjuangan sudah selesai? Tentu belum! Dindin Samsudin, yang pada 2010 bertugas sebagai staf Balai Bahasa Bandung mengutarakan pendapatnya.

Menurut dia, setelah angklung resmi jadi warisan budaya dunia, bangsa Indonesia memiliki satu tantangan dan kewajiban untuk terus berjuang agar angklung lestari. Perjuangannya yang masih terasa berat adalah mewariskan angklung kepada generasi muda.

Pengenalan dan pembelajaran angklung sejak dini menjadi prioritas utama yang harus dilakukan agar anak-anak menguasai dan mahir memainkannya.

Upaya menjadikan angklung sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah-sekolah merupakan salah satu upaya efektif dalam rangka pengenalan dan pembelajaran angklung sejak dini.

Masuknya kesenian angklung sebagai kurikulum di sekolah sebenarnya sudah dilakukan sejak era Orde Baru. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 1968 yang mewajibkan angklung sebagai pendidikan kesenian di sekolah seluruh Indonesia.

Akan tetapi, alunan merdu angklung sebagai pendidikan kesenian wajib di sekolah mulai terhenti sejak berakhirnya Orde Baru meski belakangan mulai dilirik lagi.

Korea Selatan yang notabene tidak punya tradisi bermain angklung, justru punya kurikulum angklung yang dipelajari di sekolahnya. Menurut kabar, sekira 8.000 sekolah di Korea Selatan mempelajari angklung.***

(Tim PRMN 12/Pikiran-rakyat.com) (AA)

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB