berita

2023 Diprediksi Resesi Global, Simak Tips Menghadapinya

Selasa, 4 Oktober 2022 | 15:59 WIB
2023 Diprediksi Resesi Global, Simak Tips Menghadapinya (Tim WartaPesona)

WartaPesona.com - Dunia akan dilanda resesi pada tahun 2023 mendatang.

Hal itu dikatakan langsung oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Pihak BI menyampaikan informasi seluruh bank sentral di dunia telah menaikkan suku bunga.

Resesi yaitu penurunan signifikan dalam kegiatan berekonomi yang berlangsung berbulan-bulan.

Dikutip dari Pikiran Rakyat dalam artikel yang berjudul 'Diprediksi Terjadi Tahun Depan, Berikut 5 Tips Menghadapi Resesi Global'

Baca Juga: Pantai Nasdem Usung Anies Baswedan Jadi Capres 2024 Surya Paloh: Kita Pilih Yang Terbaik

Secara tekniknya, resesi terjadi ketika sebuah negara mengalami pertumbuhan ekonomi yang negatif dalam dua kuartal berturut-turut.

Saat resesi artinya pertumbuhan ekonomi bisa sampai 0 persen, bahkan minus.

Resesi disebabkan oleh inflasi besar-besaran, peningkatan angka pengangguran, dan guncangan ekonomi yang datang mendadak.

Saat resesi terjadi banyak dampak yang mungkin dirasakan oleh warga dunia.

Baca Juga: Anies Baswedan Resmi Diusung Partai Nasdem Nyapres 2024

Di antaranya adalah perlambatan ekonomi yang berdampak pula pada penurunan kapasitas produksi, sehingga risiko adanya PHK jadi meningkat. Hal ini juga dapat berimbas pada penurunan daya beli masyarakat.

Dilansir Pikiran-Rakyat.com dari akun Instagram Saliendra Institute, berikut tips harus disiapkan saat menghadapi resesi.

1. Cek dan Catat Pemasukan dan Pengeluaran
Hal ini membantu kita mengetahui dari dan ke arah mana uang tersebut masuk dan keluar.

Dengan adanya ini, kita dapat mencegah pengeluaran yang bukan menjadi kebutuhan serat dapat mengalokasikan dana pada hal yang menjadi prioritas.

2. Mempersiapkan Dana Darurat
Dana darurat sangat penting, Hal ini disebabkan dengan ketidakpastian ekonomi yang akan terjadi ke depannya. Idealnya adalah untuk 3-6 bulan ke depan.

Bentuknya bisa berupa cash atau aset yang mudah untuk dicairkan. Sesuaikanlah pula jumlah dana darurat dengan jumlah tanggungan anda.

Semakin banyak jumlah tanggungan, maka semakin besar pula dana darurat yang anda butuhkan.

3. Hindari Utang dan Segera Lunasi Jika Ada
Buat utang seminim mungkin. Misal rasio utang pengeluaran sampai 20 persen dari pendapatan.

Hal ini bertujuan agar tidak membebani pengeluaran saat terjadi resesi.

4. Cari Pendapatan Tambahan, Investasi, dan Menabung
Menghemat mungkin dapat menjaga keuangan saat terjadi resesi. Namun, akan jauh lebih aman ketika ada penambahan aliran kas yang masuk sehingga sangat membantu jika sewaktu-waktu terjadi krisis atau resesi keuangan.

Baca Juga: Terbaru! Tragedi Kanjuruhan Memakan Korban Sebanyak 450 orang

Hal ini dapat berupa investasi yang bisa dilakukan di aset minim risiko seperti deposito dan reksa dana.

5. Selalu Upgrade Ilmu dan Skill
Saat kemungkinan terjadi krisis atau resesi, perusahaan bisa saja melakukan efisiensi dana, yang mungkin salah satunya dilakukan yakni dengan mengurangi jumlah karyawan.

Pastikan performa kerja Anda selalu baik dan jika dirasa kurang Anda bisa upgrade skill, dengan hal ini perusahaan mempunyai pertimbangan terhadap Anda.***

(Rama Gonibala/pikiran-rakyat.com) (AA)  

Tags

Terkini