berita

Pertamina Akan Menurunkan Produksi Minyak Mentah

Kamis, 1 September 2022 | 18:10 WIB
Antrian di POM Bensin Milik Pertamina

Pertamina akan menurunkan jumlah produksi minyak mentah menjadi 660.000 barel perhari pada tahun 2023. Badan usaha milik negara (BUMN) yang beperan sebagai produsen minyak dan gas pertamina di tahun kerja produksi 2023 akan mengalami penurunan jumlah priduksi minyak mentah menjadi 660.000 barel perhari.

Penurunan produksi minyak mentah yang dilakukan oleh pertamina nanti di tahun 2023 sepadan dengan pengangkatan jumlah kandungan gas 1.05 juta barel setara minyak.

Produksi pertamina memiliki kandungan minyak mentah di tahun 2022 sebesar 703.000 barel perhari, sementara lifting gas adalah 1,36 juta barel setara minyak, akan tetapi di tahun depan pertaminia menproyeksikan akan mengalami penurunan jumlah produksi minyak mentah menjadi 660.000 barel perhari.

Berdasarkan investigasi yang dilakukan tim dari kementerian energi sumberdaya mineral (ESDM) bekerjasama dengan satuan kerja khusus minyak dan gas (SKK Migas), penurunan jumlah produksi minyak mentah oleh pertamina disebabkan banyaknya sumber migas yang terdapat di Indonesia sudah berusia tua, dan semakin menipis kandungan dan cadangan minyak mentahnya  di tiap-tiap ladang minyak mentah yang ada saat ini.


Disisi lain, ladang minyak hasil temuan tim khusus kementerian ESDM dan SKK Migas, yang diproyeksikan sebagai ladang baru bagi pertamina, masih dalam tahap pengembangan produksi dan belum siap untuk berproduksi secara penuh.

Penurunan jumlah produjsi minyak mentah oleh pertamina di tahun produksi 2023 sebanyak 660.000 barel pertahun, tidak akan berdampat terhadap pasokan bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat Indonesia maupun permintaan dan penjualan ke luar negeri.


Berdasarkan skala prioritas penurunan produksi minyak mentah ini akan memberikan energi baru bagi produsen BUMN pertamina dalam upaya mencapai titik keberhasilan produksi minyak mentah secara berkesinanbungan untuk mencapai jumlah 1 juta barel di tahun 2030 nanti. (agus sukmadi)

 

 

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB