I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, menjelaskan bahwa Biro Komunikasi turut mengidentifikasi dan menganalisis isu-isu yang berpotensi menjadi krisis di sektor parekraf sejak dini.
Biro ini juga menyusun rekomendasi tindak lanjut dalam manajemen komunikasi krisis.
"Output dari tindakan ini berupa laporan harian, bulanan, triwulanan, semesteran, dan tahunan.
Kami juga memberikan rekomendasi komunikasi krisis, pernyataan siap sedia, rilis pers, narasi, keterangan media sosial, infografis, dan poster," ungkap I Gusti Ayu Dewi.
Forum ini menjadi bukti nyata bahwa koordinasi, respons cepat, dan manajemen komunikasi yang efektif sangat penting dalam menjaga citra positif sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, terutama dalam menghadapi isu-isu yang berkembang dengan cepat.***
Editor: Anne Ardianti