WartaPesona.com - Kementerian BUMN menyelenggarakan pasar murah 3000 paket sembako sebagai bentuk komitmen negara dalam menyediakan bahan pokok terjangkau untuk masyarakat.
Ini juga merupakan langkah proaktif menghadapi penurunan produksi, khususnya di sektor pangan, akibat dampak dari bencana alam El Nino.
Menteri BUMN, Erick Thohir, secara langsung mengawasi pelaksanaan pasar murah yang berlangsung di halaman Tugu Pahlawan Surabaya pada hari Minggu.
Baca Juga: Dalam Doa Habib Syech, Pasuruan Bersholawat untuk Erick Thohir
Erick Thohir menyampaikan bahwa Presiden telah memberikan instruksi terkait langkah-langkah untuk mengatasi dampak dari bencana alam El Nino, termasuk penyelenggaraan pasar murah oleh BUMN, pemerintah daerah, dan para menteri.
Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa stok beras mencukupi bagi kebutuhan masyarakat.
Dalam pelaksanaan pasar murah oleh BUMN kali ini, kolaborasi penuh didapatkan dari Pupuk Indonesia dan Pelindo.
Masyarakat memiliki kesempatan untuk menukarkan kupon senilai Rp40 ribu dengan paket sembako yang mencakup lima kg beras, satu kg gula, dan satu liter minyak goreng.
Jumlah total paket sembako yang tersedia mencapai 3000 paket, dengan nilai setara sekitar 96 ribu rupiah.
Selanjutnya, pihak Kementerian BUMN bersama pemerintah akan tetap menjaga stabilitas harga pangan yang saat ini masih belum stabil dan cenderung fluktuatif.
Erick Thohir memberikan contoh dari kunjungan Presiden di Sukabumi, di mana harga bawang merah stabil, namun harga ayam turun dan harga bawang putih naik.
Baca Juga: Ini Pembagian Tugas Para Wamen BUMN, Erick Thohir Berharap Akhir Agustus 2023 Bisa Beroperasi dan Adaptasi
Di Surabaya, harga cabai juga mengalami kenaikan.
Erick Thohir berharap bahwa program pasar murah ini akan berlanjut secara berkelanjutan di berbagai kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.
Ia mengutip contoh dari kunjungan Presiden di Malang dan Surabaya sebagai upaya untuk menyebarkan program pasar murah semaksimal mungkin demi kesejahteraan masyarakat. ***