WartaPesona.com - Masa kepemimpinan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, akan berakhir pada 5 September 2023.
Saat ini, tujuan politiknya selanjutnya belum terungkap dengan jelas.
Namun, tampaknya ada petunjuk mengenai arah langkah politik Ridwan Kamil.
Ibunda terkasihnya, Hj Tjutju Sukaesih, secara tersirat memberikan restu kepada anaknya untuk menjajaki kemungkinan menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Baca Juga: HUT Pramuka 2023, Budi Waseso ingatkan tetap solid jaga persatuan jelang tahun politik
Terkait hal ini, sang ibu yang akrab dipanggil Maci, mengusulkan bahwa Kang Emil (panggilan akrab Ridwan Kamil) sebaiknya menjadi Gubernur DKI Jakarta jika ia tidak melanjutkan sebagai Gubernur Jawa Barat.
Maci menjelaskan, "Jadi, menurut Maci, jika di Jawa Barat sudah selesai, karena biasanya dia hanya satu periode. Wali Kota selama satu periode, dan jika Gubernur mungkin hanya tersisa 3 minggu. Jadi, jika memang ingin pindah, menurut Maci, pilihannya adalah menjadi Gubernur DKI Jakarta, agar Jakarta lebih diperhatikan dan ditata dengan lebih baik."
Kang Emil memiliki dua opsi di depannya: Pertama, maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat untuk periode kedua.
Kedua, menerima tantangan baru dengan mencalonkan diri dalam Pilgub DKI Jakarta.
Kang Emil menanggapi restu dari ibunya dengan menyatakan bahwa dukungan Maci adalah langkah yang masuk akal.
Baca Juga: Badai Khanun tinggalkan Korea Selatan menuju Utara ke Pyongyang, Konser Kpop Jambore jadi digelar
Ia menyampaikan, "Maci sebagai ibu tentu selalu memberikan nasihat terbaik. Intinya, jika harus mencoba di tempat baru, saran untuk memilih DKI Jakarta adalah nasehat yang masuk akal.
Ini bukan berarti bahwa saat ini saya tidak di Jawa Barat, tetapi jika bukan di Jawa Barat, DKI Jakarta adalah pilihan yang lebih masuk akal."
Namun, Kang Emil menegaskan bahwa keputusan politiknya akan diambil setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada Februari 2024.
Menurutnya, dalam mengambil langkah politik, perlu melihat dukungan suara dari partainya saat ini, yaitu Partai Golkar.
Baca Juga: Hadir perdana, Konser Tiny Desk Korea akan tampilkan BTS V dengan single baru album Layover, 25 Agustus 2023
"Jika berbicara tentang Pilkada, masih terlalu awal. Keputusan akan diambil pada Februari nanti, karena saat ini belum jelas apakah partai akan berdiri sendiri atau membentuk koalisi. Oleh karena itu, masih ada waktu yang cukup panjang," ujar Kang Emil. ***