berita

Strategi Bakal Cawapres sebagai Penentu Kemenangan: Temuan Ipsos Public Affairs

Selasa, 18 Juli 2023 | 20:12 WIB
Erick Thohir mendominasi sebagai calon wakil presiden unggulan tahun 2024. | WartaPesona.com



WartaPesona.com -
 Lembaga riset internasional Ipsos Public Affairs baru-baru ini melaksanakan sebuah telesurvei untuk memantau perkembangan dan dinamika politik menjelang pemilihan umum tahun 2024.

Telesurvei ini dilakukan pada tanggal 7 hingga 12 Juli 2023 dengan melibatkan 2.191 responden yang berusia di atas 17 tahun, tersebar di wilayah perdesaan dan perkotaan di seluruh Indonesia.

Peneliti Senior Ipsos Public Affairs menjelaskan bahwa telesurvei tersebut bertujuan untuk memahami dinamika dan perkembangan para tokoh potensial yang berpotensi maju dalam Pilpres.

Baca Juga: Dewan Pers Memberikan Apresiasi atas Langkah Erick Thohir dalam Mendorong Podcast Tempo

Hasil telesurvei menunjukkan bahwa tidak ada pergeseran yang signifikan dalam popularitas tokoh-tokoh potensial tersebut. Hanya ada tiga nama yang muncul dengan signifikan, yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.

Prabowo memperoleh dukungan sebesar 36,65 persen, Ganjar sebesar 34,46 persen, dan Anies sebesar 25,60 persen.

Meskipun Prabowo unggul, keunggulannya tipis dan masih berada dalam batas margin of error jika dibandingkan dengan Ganjar. Oleh karena itu, posisi calon wakil presiden akan menjadi faktor penentu dalam Pilpres.

Menurut Managing Director Ipsos Indonesia, ada lima tokoh potensial untuk calon wakil presiden yang muncul dalam survei tersebut. Kelima tokoh tersebut adalah Erick Thohir, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Mahfud MD, dan Agus H. Yudhoyono.

Erick Thohir mendapatkan dukungan sebesar 25,74 persen, Ridwan Kamil sebesar 19,08 persen, Sandiaga Uno sebesar 17,80 persen, Mahfud MD sebesar 7,71 persen, dan AHY sebesar 6,85 persen.

Dalam survei ini, ditemukan bahwa pasangan Prabowo-Erick memiliki tingkat resistensi publik yang paling rendah, dengan skor 100 persen.

Pasangan Ganjar-Erick mendapatkan skor 97 persen, sedangkan pasangan Anies-Erick mendapatkan skor 81 persen.

Baca Juga: Pertumbuhan Popularitas Erick Thohir Sebagai Calon Wakil Presiden Semakin Terdepan

Pasangan Prabowo-Ridwan Kamil mendapatkan skor 86 persen, Ganjar-Ridwan Kamil mendapatkan skor 91 persen, dan Anies-Ridwan Kamil mendapatkan skor 78 persen.

Pasangan Prabowo-Sandi mendapatkan skor 94 persen, Ganjar-Sandi mendapatkan skor 89 persen, dan Anies-Sandi mendapatkan skor 83 persen.

Dengan demikian, Erick Thohir merupakan calon wakil presiden yang memiliki tingkat resistensi publik paling rendah di antara calon presiden Prabowo dan Ganjar.

Sandiaga Uno memiliki tingkat resistensi paling rendah jika berpasangan dengan calon presiden Anies Baswedan, sementara Ridwan Kamil memiliki tingkat resistensi terendah jika berpasangan dengan Ganjar Pranowo.

Ipsos Public Affairs menjalankan studi ini dengan menggunakan metode ilmiah dan statistika yang berlaku dalam standar metodologi mereka.

Ipsos adalah lembaga riset internasional yang beroperasi di 90 negara dan telah berpengalaman dalam melakukan riset pasar serta riset sosial politik.

Baca Juga: Erick Thohir Rencanakan Pusat Kesehatan dan Pariwisata Kelas Dunia di Indonesia

Di Indonesia, Ipsos telah aktif melakukan riset sejak tahun 2008 dan menjadi anggota Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) serta Association for Global Research Agency Worldwide (ESOMAR), sebuah asosiasi riset internasional yang melakukan audit secara berkala terhadap anggotanya. ***

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB