WartaPesona.com - Beberapa faktor seperti kualitas daging harus dipertimbangkan saat mengolah daging kurban. Pengolahan yang tidak tepat dapat menyebabkan bau amis.
Karena itu, penting untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menyebabkan daging kurban berbau amis.
Jika hal ini dibiarkan, daging kurban tidak disarankan untuk dikonsumsi, karena dapat mengganggu kesehatan.
Yuk, simak penyebab daging hewan kurban yang bau amis, dancara mengelolanya dengan tepat.
Baca Juga: Apa itu Frostbite yang bisa mengancam kesehatan tubuh saat cuaca dingin ekstrem di musim kemarau?
Pola hidup hewan kurban di pertenakan
Kondisi hewan saat masih hidup sebelum disembelih dapat memengaruhi daya tahan daging.
Dalam situasi ini, kualitas hidup hewan kurban harus dinilai, mulai dari makanan yang dikonsumsi, apakah hewan mengalami stres, dan sebagainya.
Jika hewan memiliki gaya hidup yang buruk, kualitas daging yang disiapkan juga dapat menurun.
Dan, dipastikan rasa dan bau amis dari daging kurban akan menyengat.
Cara penyimpanan daging yang salah
Teknik penyimpanan daging kurban yang tidak tepat juga dapat menyebabkan daging kurban berbau amis.
Baca Juga: Mason Mount gabung Manchester United, akhiri drama dengan Chelsea
Daging yang disimpan di tempat terbuka, misalnya, akan berbau lebih amis dibandingkan daging yang disimpan di dalam wadah kedap udara.
Ini termasuk cara penyimpanan daging kurban di dalam kulkas. Pastikan menyimpan daging di tempat yang tertutup rapat, seperti wadah dan jangan dibungkus dengan kantong plastik begitu saja.
Patikan kulkas berfungsi dengan baik
Daging yang berbau amis juga dapat disebabkan oleh suhu mesin pendingin yang tidak diatur dengan benar.