WartaPesona.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk Daerah Operasional 1 Jakarta memprediksi bahwa akan adanya puncak arus balik yang terjadi pada tanggal 30 April hingga 1 Mei 2023 usai Libur Cuti Bersama Lebaran.
Hal ini disebabkan oleh masih adanya pemudik KA yang belum kembali ke wilayah Jakarta walau sudah masuk puncak arus balik dan berakhirnya Cuti Bersama Lebaran seperti dikutip dari PMJNews.com.
Hingga saat ini, pemesanan tiket pada puncak arus balik telah mencapai 40.500 tiket datang dari mayoritas berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur menuju Jakarta usai Cuti Bersama Lebaran.
Menurut Eva Chairunisa, Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, rentang waktu pemesanan tiket masih terbuka hingga tanggal 27 sampai dengan 30 April atau tanggal 1 Mei untuk puncak arus balik dan usainya libur Cuti Bersama Lebaran.
"Pada saat liburan Cuti Bersama Lebaran, sebanyak 43.500 pemudik tiba di Jakarta dari beberapa kota pemberangkatan," ungkap Eva.
"Mayoritas penumpang turun di Stasiun Gambir dan Stasiun Senen. Namun, ada juga penumpang yang turun di Stasiun Jakarta Kota, Cikarang, hingga Cikampek," kata Eva Chairunisa kepada media.
Volume pengguna jasa yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen masih cukup tinggi meski sudah memasuki hari ketiga setelah liburan Lebaran (H+3).
KAI Daop 1 Jakarta memberikan tarif rendah untuk seluruh keberangkatan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) ke berbagai tujuan untuk masyarakat yang ingin berangkat mudik bersilaturahmi dan liburan setelah Lebaran hingga tanggal 3 Mei 2023.
Program tarif rendah ini juga mendukung himbauan pemerintah agar masyarakat tidak terkonsentrasi melakukan perjalanan balik pada tanggal 24 dan 25 April saja.
Para calon penumpang dapat mengakses informasi ketersediaan tiket melalui aplikasi KAI Access, web kai.id, dan semua saluran keagenan penjualan tiket yang bekerja sama secara resmi dengan KAI.
Jumlah ketersediaan tempat duduk KAJJ untuk keberangkatan dari area Daop 1 Jakarta untuk tanggal 27 April hingga 3 Mei masih tersisa sekitar 173 ribu tempat duduk.