WartaPesona.com - Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) sebagai program beasiswa untuk mendukung mahasiswa Indonesia mengikuti program mobilitas di universitas bergengsi di luar negeri.
Lalu apa itu IISMA? Oleh karena itu, mahasiswa S1 akan dibekali IISMA selama satu semester belajar di institusi di luar negeri dengan tujuan untuk memahami budaya lokal dan menyelesaikan tugas praktik untuk meningkatkan kemampuannya.
IISMA adalah program beasiswa yang akan menargetkan lebih banyak negara serta lembaga pendidikan yang menempati peringkat 100 teratas di dunia.
Baca Juga: Mark Sheehan, Gitaris Band The Script Meninggal Di Umur 46 Tahun
Mahasiswa yang memenuhi persyaratan dapat menikmati keuntungan berikut dari beasiswa IISMA, keuntungannya sebagai berikut:
* Biaya kuliah dan pendaftaran akan dibayarkan langsung ke institusi mitra internasional kami (dengan biaya).
* Biaya perjalanan berupa tiket kelas ekonomi pulang pergi dari kota asal Indonesia ke kota tujuan studi (at cost).
* Biaya hidup bulanan di negara tempat Anda akan belajar, sesuai aturan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
* Cakupan kesehatan selama mengikuti program pertukaran pelajar internasional.
* Harga tes PCR sebelum berangkat ke negara tujuan dan bila perlu setelah kembali ke Indonesia.
* Biaya penerbitan visa untuk negara tujuan.
* Total biaya bantuan siswa darurat.
Baca Juga: Profil Walikota Bandung Yang dipanggil KPK Karena Terjerat Suap OTT: Belum Genap Setahun Menjabat!
Berikut adalah persyaratan yang dapat kamu persiapkan jika ingin mendaftar program IISMA, karena perlu diketahui banyak yang harus dipersiapkan agar kamu dapat lolos dalam program IISMA ini.
* Pada saat mendaftar dan mengikuti program, mahasiswa harus terdaftar di salah satu universitas atau perguruan tinggi yang termasuk dalam lingkungan Ditjen Dikti.
* Orang berkewarganegaraan Indonesia (WNI) yang bertempat tinggal di sana dan tidak memiliki kewarganegaraan kedua.
* Mahasiswa semester 4 atau 6.
* Usia maksimal 23 tahun per 1 Juli 2022.
* Tidak pernah mengambil cuti.
* Tidak pernah mengikuti program pertukaran pelajar sebelumnya.
* Memiliki kemahiran bahasa Inggris yang ditunjukkan dengan skor IELTS minimal 6.0, skor TOEFL iBT 78, atau skor Duolingo English Test 100.
* Direkomendasikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik universitas asal.
* Tidak menerima tunjangan hidup dari organisasi lain atau beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) atau Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi selama mengikuti IISMA.
* Tidak mengikuti program tambahan Kampus Merdeka selain Program IISMA.
* Jangan pernah melanggar aturan, kebiasaan, atau hukum Indonesia.
* Kesediaan untuk mematuhi semua kebijakan dan pedoman selama mendaftar di IISMA.
Baca Juga: Wisata Religi : Menelusuri Keindahan Masjid Istiqlal dan Masjid Cut Meutia di Jakarta Pusat
Hari ini, pengumuman penerimaan IISMA resmi diumumkan. Pengumuman hasil akhir dapat dilihat di akun IISMA pendaftar masing-masing.
IISMA memberikan kabar penerimaan beasiswa ini di akun Instagram resminya. Para kandidat melalui prosedur yang banyak tahapannyat, dimulai dengan seleksi internal dan diakhiri dengan tahap wawancara, sebelum penguman akhir pada hari ini.
Banyak orang mengungkapkan kegembiraannya di media sosial karena mendapat kesempatan belajar di luar negeri berkat IISMA.
Baca Juga: Waktu Berbuka Puasa dan Waktu Shalat Magrib hari ini Sabtu, 15 April 2023 untuk Wilayah DKI Jakarta
Namun, beberapa orang bingung karena mereka belum mendengar apakah mereka telah diterima atau ditolak untuk beasiswa tersebut.
IISMA menerima 1559 mahasiswa pada Desember 2022, dan per Desember 2022, memiliki 2554 lulusan yang kuliah di lebih dari 100 perguruan tinggi di 26 negara berbeda.