WartaPesona.com - Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan bahwa dua kasus Covid-19 subvarian Arcturus telah ditemukan di Jakarta.
Kasus pertama terdapat di Jakarta Selatan, sedangkan kasus kedua di Jakarta Utara, seperti dilansir dari PMJNews.
Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, dr. Ngabila Salama, menjelaskan bahwa varian Arcturus di India memiliki gejala yang berbeda dari varian lainnya, seperti mata merah dan peningkatan kotoran mata.
Namun, kedua kasus tersebut tidak memiliki gejala mata merah.
Baca Juga: Kasus COVID-19 Terdeteksi Lagi, Hari Ini ada 441 Kasus Di Jakarta!
"Saat ini, kedua pasien Arcturus di Jakarta tidak mengalami mata merah," ujar Ngabila dalam siaran persnya pada Jumat (14/4/2023) di Jakarta.
Ngabila juga menyampaikan bahwa beberapa pasien Covid-19 yang sedang dirawat di rumah sakit mengalami gejala mata merah, sehingga sedang diproses pemeriksaan genome sequencing.
Baca Juga: 5 Peluang Bisnis Menjanjikan yang Bisa Dimanfaatkan Pasca Pandemi COVID-19
Selain itu, pasien kedua mengalami batuk kencang dan radang paru atau pneumonia.
Oleh karena itu, masyarakat yang mengalami gejala Covid-19 seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, sulit mencium bau, demam, mual, dan muntah, disarankan untuk memeriksakan diri ke puskesmas kecamatan terdekat secara gratis. ***(SA)