berita

Dampak Varian Baru Covid-19 Arcturus di Indonesia: Deteksi Kasus Pasien yang Usai Melakukan Perjalanan LN

Sabtu, 15 April 2023 | 12:35 WIB
Virus Varian Baru Acturus atau Omicron XBB.1.16. Foto : Freepik.com


WartaPesona.com - Indonesia, seperti banyak negara lainnya, sedang berjuang melawan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini.

Wabah yang pertama kali terdeteksi pada akhir tahun 2019 ini telah menyebar ke seluruh dunia dan menelan banyak korban jiwa serta memporak-porandakan ekonomi global.

Namun, sampai sekarang virus Covid-19 belum menunjukkan akhir dari keberadaannya, seperti dikutip dari Tempoco.

Pada akhir Maret 2023, Indonesia memperoleh kabar buruk dengan adanya kasus Covid-19 varian baru yang disebabkan oleh virus Arcturus atau varian Omicron XBB .1.16.

Varian ini ditemukan di dua orang warga negara Indonesia yang salah satunya baru melakukan perjalan dari luar negeri (LN).

Baca Juga: Kasus COVID-19 Terdeteksi Lagi, Hari Ini ada 441 Kasus Di Jakarta!

Kasus tersebut terdeteksi pada tanggal 23 dan 27 Maret tahun 2023. Varian baru ini dilaporkan berasal dari negara tertentu dan memiliki potensi yang lebih besar untuk menular dan berbahaya bagi kesehatan manusia.

Kabar terbaru mengenai dua pasien yang terdeteksi terkena Virus Arcturus, kedua korban tersebut kini sedang dirawat di rumah sakit yang berbeda.

Untuk pasien berinisial TSH yang berusia 56 tahun di rawat di rumah sakit Kebayoran Baru sedangkan untuk pasien yang lainnya dengan inisial NFA dirawat di rumah sakit Sulianti Saroso.

Varian baru Arcturus dikenal dengan beberapa mutasi dalam virus, termasuk mutasi di daerah yang mengendalikan reseptor ACE2 pada sel manusia.

Baca Juga: 5 Peluang Bisnis Menjanjikan yang Bisa Dimanfaatkan Pasca Pandemi COVID-19

Hal ini memberikan virus kemampuan yang lebih besar untuk menempel pada sel manusia dan menginfeksi sel-sel tersebut.

Varian ini juga dikatakan lebih menular dan lebih berbahaya bagi kesehatan manusia.

Kasus Covid-19 yang disebabkan oleh varian baru Arcturus pertama kali terdeteksi di Indonesia pada akhir Maret 2022.

Pasien yang terinfeksi adalah seorang warga negara Indonesia yang baru saja kembali dari luar negeri.

Setelah dites, pasien tersebut konfirmasi positif mengidap varian baru Covid-19.

Baca Juga: Mampu Atasi Pandemi Covid-19, Menko Airlangga Beberkan Trik Jitu Pemerintah

Pemerintah Indonesia segera mengambil tindakan pencegahan dengan menutup sementara pintu masuk bagi warga negara asing yang berasal dari negara yang diketahui memiliki varian baru Covid-19.

Selain itu, pemerintah juga memperketat protokol kesehatan dan memperluas tes Covid-19 untuk mengidentifikasi lebih banyak kasus varian baru.

Namun, upaya pemerintah masih belum cukup efektif untuk mencegah penyebaran varian baru Covid-19.

Beberapa kasus varian baru masih terdeteksi, terutama pada pasien yang baru saja melakukan perjalanan dari luar negeri.

Baca Juga: Presiden Jokowi Apresiasi Kerja Keras Jajaran Tangani Pandemi Covid 19

Maka dari itu, sangat penting bagi masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Selain itu, masyarakat yang baru saja melakukan perjalanan dari luar negeri juga harus mematuhi ketentuan karantina mandiri dan mengikuti tes Covid-19 secara rutin untuk memastikan bahwa mereka tidak membawa varian baru Covid-19 ke Indonesia.

Pemerintah juga perlu terus meningkatkan upaya untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran varian baru Covid-19, termasuk varian baru Arcturus.

Hal ini dapat dilakukan dengan memperkuat sistem deteksi dini, meningkatkan kapasitas tes Covid-19, serta meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Indonesia Sudah Lepas Dari Pandemi Covid-19, PPKM Dicabut Jokowi. Masyarakat Tetap Harus Waspada

Dalam situasi pandemi seperti saat ini, kerja sama dan kesadaran masyarakat sangatlah penting untuk mencegah penyebaran virus Corona dan varian-varian barunya.

Dengan mematuhi protokol kesehatan dan mendukung upaya pemerintah, kita dapat bersama-sama mengatasi pandemi Covid-19 dan varian-varian barunya.

Kita juga harus terus beradaptasi dan berinovasi untuk menghadapi tantangan baru yang muncul dalam pandemi ini.***(FA)

Penulis : Fisqiyyah Awawin

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB