WartaPesona.com - Serangan drone dan peluru kendali (Rudal) Iskander meledak dan membakar fasilitas militer dan infrastruktur di Ukraina Sabtu 20 Juni 2026 malam waktu setempat.
Meskipun pertahanan udara Ukraina mencegat dan menembak beberapa drone dan Rudal milik Rusia, namun sebagian lainya mencapai targetnya.
Drone dan Rudal dari Rusia menghantam fasilitas militer serta infrastruktur sipil di berbagai wilayah.
Baca Juga: Israel diduga Menekan Meta agar Menyensor Konten Yang Menguntungkan Iran
Ledakan beruntun membuat malam itu mencekam, dengan sirene meraung yang membuat warga panik mencari perlindungan di bungker bawah tanah.
Serangan ini menimbulkan kerusakan luas, termasuk pada jaringan listrik dan bangunan perumahan, serta menewaskan dan melukai puluhan orang.
Presiden Volodymyr Zelenskyy menyebut serangan tersebut sebagai bukti bahwa Rusia berusaha melumpuhkan kemampuan pertahanan Ukraina menjelang musim panas.
Komunitas internasional mengecam keras eskalasi ini, sementara para analis menilai serangan tersebut sebagai “tes saturasi” terhadap sistem pertahanan udara Ukraina yang makin kekurangan Rudal Patriot buatan Amerika.***