WartaPesona.com - Bupati Muara Enim, Sumatra Selatan, Edison kabarnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin 8 Juni 2026.
Komisi Pemberantasan Korupsi belum menjelaskan tentang perkara yang membelit Edison.
Edison diamankan KPK bersama sembilan orang lainnya di wilayah Jakarta dan Sumatra Selatan, ungkap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin di Jakarta.
Baca Juga: Mariano Peralta Dari Borneo FC Berlabuh ke Persija Jakarta
Menurutnya, orang yang ditangkap terdiri dari lima orang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan lima lainnya orang swasta.
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status para yang diamankan.
Tentang Edison
Dari website Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Edison lahir tanggal 6 Maret 1968 di Banuayu, Muara Enim, Sumatra Selatan.
Tahun 2024 Edison yang eks birokrat ini mengikuti kontestasi politik Pilkada di Muara Enim. Ia sebagai calon bupati berpasangan dengan politikus PDI Perjuangan Sumarni sebagai calon wakil bupati.
Edison-Sumarni memenangi Pilkada, kemudian mereka dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim periode 2024-2029.
Dalam pendidikan, Edison meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Sumatra Utara. Selanjutnya, ia menempuh pendidikan starta dua di Universitas Sriwijaya Palembang.***