berita

Protes Penertiban, Pedagang di Ciracas Jaktim Nekat Angkat Anak ke Truk Satpol PP

Senin, 13 April 2026 | 11:07 WIB
Diduga Kesal Lapaknya Disita, Pedagang Buah di Jaktim Ini Angkat Anaknya untuk Diangkut ke Truk Satpol PP - WartaPesona.com (Kilas Metro)

Sorotan Dugaan Tindakan Represif

Insiden ini tidak hanya menjadi viral, tetapi juga menuai kecaman dari berbagai pihak.

Salah satunya datang dari organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Palangkaraya yang menilai adanya dugaan tindakan tidak humanis dalam proses penertiban tersebut.

Melalui pernyataan resminya di media sosial, GMKI menyampaikan kritik keras terhadap oknum Satpol PP yang dianggap bertindak represif dan tidak mengedepankan pendekatan persuasif.

"Kami mengecam keras tindakan arogansi yang dilakukan oleh oknum Satpol PP dalam menjalankan tugasnya di tengah masyarakat," tulis GMKI.

Mereka juga menilai bahwa tindakan yang diduga intimidatif dan tidak manusiawi tersebut bertentangan dengan prinsip pelayanan publik serta nilai-nilai kemanusiaan.

Baca Juga: Aksi Cepat Satpam BRI di Ajibarang Padamkan Api Minibus, Warganet Beri Apresiasi

Tuntutan Evaluasi Menyeluruh

Lebih lanjut, GMKI mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap oknum aparat yang terlibat dalam insiden tersebut.

Menurut mereka, Satpol PP sebagai penegak Peraturan Daerah seharusnya mengedepankan pendekatan yang humanis dan komunikatif, terutama saat berhadapan dengan masyarakat kecil.

"Setiap tindakan yang melanggar nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia adalah bentuk kegagalan dalam memahami fungsi pelayanan publik," tegas GMKI.

Desakan serupa juga datang dari warganet yang berharap adanya pembenahan sistem penertiban agar tidak menimbulkan konflik di lapangan.

Baca Juga: Ramai Disorot, Ribuan Motor Berlogo BGN Disebut Disiapkan untuk Dukung Distribusi MBG

Dilema Penertiban dan Realitas Ekonomi

Peristiwa ini kembali membuka diskusi mengenai dilema antara penegakan aturan dan realitas ekonomi masyarakat kecil.

Di satu sisi, pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk menjaga ketertiban dan keindahan kota.

Namun di sisi lain, para pedagang kecil menggantungkan hidup dari aktivitas berdagang di lokasi tersebut.

Aksi pedagang yang membawa anak balitanya ke tengah situasi penertiban dinilai sebagai gambaran tekanan ekonomi yang dihadapi, sekaligus bentuk protes yang emosional.

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB