Otoritas keamanan siber Iran juga belum mengonfirmasi apakah insiden ini murni akibat serangan eksternal atau gangguan internal pada sistem penyiaran.
Namun demikian, insiden ini menambah panjang daftar konflik non-militer antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, yang kini tidak hanya berlangsung di medan diplomasi dan militer, tetapi juga merambah ke ranah perang informasi dan siber.
Peristiwa ini sekaligus menunjukkan bagaimana media penyiaran dapat menjadi target strategis dalam konflik modern, di mana pesan politik disusupkan langsung ke ruang privat masyarakat melalui layar televisi. *****