Baca Juga: Kampung Haji Dibangun, Indonesia Catat Sejarah Beli Properti di Mekah dan Madinah
Klarifikasi dan Kronologi Biawak Dikira Mayat
Klarifikasi lebih lanjut disampaikan melalui akun Instagram @jacklyn_choppers milik Aiptu Zakaria.
Dalam unggahan tersebut, Aiptu Zakaria membagikan momen saat melakukan panggilan video (video call) dengan pria yang sempat viral itu.
Dalam percakapan tersebut, Aiptu Zakaria menanyakan kronologi lengkap kejadian, mulai dari bagaimana pria tersebut mendapatkan biawak hingga alasan ia membawa karung tersebut berkeliling kampung.
“Kan saya lagi ngamen, terus nemu biawak, ngamen di daerah lampu merah Petojo. Terus nemu biawak di kali, dilemparin batu, naik ke darat, terus dipegang, bawa pakai kardus,” ujar pria tersebut, dikutip pada Senin, 9 Februari 2026.
Ia menjelaskan, awalnya biawak tersebut dibawa menggunakan kardus. Namun, rencananya untuk menjual biawak itu ke kawasan Lokasari tidak berjalan mulus.
“Rencananya mau dijual ke Lokasari, tapi nggak ada yang mau beli,” ungkapnya.
Karena kardus yang digunakan rusak, pria tersebut akhirnya menggantinya dengan karung agar lebih mudah dibawa.
“Terus saya buang kardusnya, ganti pakai karung. Terus saya bawa-bawa lewat Krendang Selatan, kena kamera, ketangkep CCTV,” imbuhnya.
Ia mengaku tidak menyangka bahwa aksinya tersebut justru menimbulkan kesalahpahaman dan kepanikan warga.
“Nah, terus nggak tahu orang-orang itu nyangkanya bawa mayat, padahal biawak,” lanjutnya.
Baca Juga: Penarik Becak di Lamongan Lega Gunakan Becak Listrik : Lebih Ringan dan Hemat Tenaga
Biawak Hidup dan Permintaan Maaf ke Warga
Dalam panggilan video tersebut, pria itu juga memperlihatkan kondisi biawak yang masih hidup di dalam karung.
Penampakan tersebut sekaligus menepis dugaan bahwa isi karung adalah jasad manusia.
“Iya, masih di karung, jadi kayak bawa mayat,” kata pria tersebut.