Sebagai tindak lanjut, Prabowo meminta seluruh gubernur, bupati, dan wali kota turun tangan langsung dalam program bersih-bersih, termasuk melibatkan anak sekolah, aparat pemerintah, hingga TNI dan Polri jika diperlukan.
Ia juga meminta menteri dan pimpinan BUMN untuk memimpin kegiatan kebersihan di kantor masing-masing, menegaskan bahwa perang terhadap sampah harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Kita ini sekarang harus menyatakan perang terhadap sampah. Bagaimana bupati, wali kota? Ini untuk rakyat kita. Sampah itu bencana, sampah itu penyakit,” tegasnya.
Dengan penekanan ini, Prabowo berharap proyek Waste-to-Energy, sinergi pusat-daerah, serta kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dapat berjalan efektif, sehingga Indonesia mampu mengatasi krisis sampah dan meningkatkan kualitas hidup warganya. *****