berita

Aditya Zoni Buka Dugaan Intimidasi terhadap Ammar Zoni di Rutan, Sebut Kakaknya Dipaksa Akui Edarkan Sabu

Rabu, 7 Januari 2026 | 11:37 WIB
Aditya Zoni Bongkar soal Dugaan Ammar Zoni Diintimidasi Petugas Rutan, Ungkap Kakaknya Dipaksa Ngaku Edarkan Narkoba - WartaPesona.com (Panjinasional.net)

“Itu kan risikonya tinggi. Bahkan efek dominonya di mata hukum bisa lebih parah lagi nantinya,” ungkap Aditya.

Meski demikian, ia mengaku telah mendengar langsung cerita tersebut dari Ammar Zoni saat keduanya sempat berbincang.

“Dia sempat ngobrol dengan saya dan bilang ada pemukulan dan kekerasan. Intinya, dia dipaksa mengaku mengedarkan narkoba,” tambahnya.

Baca Juga: Nadiem Makarim Tegaskan Tak Terima Aliran Dana Rp809 Miliar dalam Perkara Chromebook

Dugaan Intimidasi dari Petugas Rutan

Dalam sidang sebelumnya, Ammar Zoni juga secara langsung mempertanyakan dugaan intimidasi kepada saksi dari pihak kepolisian bernama Arif Rahman.

Saat itu, Ammar diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada saksi.

“Yang mau saya tanyakan, apakah saya berbicara itu waktu itu bagaimana perlakuannya? Yakin tidak melakukan intimidasi? Yakin tidak ada kekerasan?” tanya Ammar di ruang sidang.

Arif Rahman dengan tegas membantah tudingan tersebut. “Yakin enggak ada kekerasan,” jawabnya.

Namun bantahan itu langsung dibalas Ammar dengan permintaan agar bukti rekaman CCTV dihadirkan di persidangan.

“Tolong Yang Mulia dihadirkan CCTV, Yang Mulia. Karena di situ ada CCTV. Kita di bawah tekanan, dipukuli, disetrum, dipaksa untuk mengaku,” ujar Ammar di hadapan majelis hakim.

Ammar juga menegaskan bahwa pengakuan yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) bukan berasal dari kehendaknya sendiri, melainkan akibat tekanan yang ia terima selama interogasi.

“Pengakuan saya itu berdasarkan dari tekanan. Makanya kami minta dihadirkan CCTV dari pihak rutan,” tandasnya.

Baca Juga: Kecelakaan di Gambir Bikin Fiersa Besari Emosi, Penabrak Istri Tawarkan Rp200 Ribu

Publik Menanti Kejelasan

Kasus ini pun memicu reaksi beragam dari publik. Banyak warganet mendesak agar aparat penegak hukum bersikap transparan dan objektif dengan menghadirkan bukti CCTV demi mengungkap kebenaran.

Di sisi lain, kasus Ammar Zoni kembali menyoroti isu dugaan kekerasan dan intimidasi dalam proses penegakan hukum, khususnya terhadap tahanan di rutan.

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB