WartaPesona.com - Beberapa kawasan dilaporkan kembali terdampak akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Sumatera Barat sejak Kamis malam hingga Jumat pagi, 2 Januari 2026.
Banjir disertai longsor kembali menghantam daerah-daerah yang sebelumnya sudah mengalami kerusakan parah.
Salah satu wilayah yang terdampak cukup serius adalah Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
Banjir dan longsor menyebabkan akses jalan warga terputus serta aktivitas masyarakat lumpuh.
Baca Juga: Di Tengah Duka Pascabencana, Ibu-ibu Aceh Temukan Kebahagiaan Saat Pakai Baju Persit
Banjir Membawa Lumpur dan Batu di Maninjau
Sebulan pascabanjir pertama, banjir kali ini kembali membawa material lumpur tebal dan bongkahan batu beragam ukuran ke kawasan permukiman warga Maninjau.
Kondisi ini memperparah kerusakan infrastruktur yang belum sepenuhnya pulih.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @zeki_satria pada Jumat, 2 Januari 2026, terlihat longsoran tanah menutup badan jalan utama di Pasar Maninjau.
Akibatnya, jalur tersebut sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan.
“Kesekian kalinya longsor hempas Maninjau, tepatnya di Pasar Maninjau, Kenagarian Maninjau. Pagi ini kondisinya makin parah,” tulis pemilik akun dalam keterangan unggahannya.
Lumpur yang mengendap bercampur dengan bebatuan besar membuat jalanan tertutup total.
Selain itu, aliran air dengan arus cukup deras tampak mengalir di tengah jalan, meningkatkan risiko kecelakaan bagi warga yang nekat melintas.
Warga sekitar mengaku khawatir longsor susulan masih berpotensi terjadi, mengingat hujan belum sepenuhnya reda dan kondisi tanah masih labil.
Baca Juga: Puluhan Warga Aceh Bersatu Tarik Mobil PLN di Jalan Licin Demi Listrik Kembali Menyala