Prinsip Tanggap di Lokasi Bencana
Dalam kesempatan tersebut, Suharyanto menekankan prinsip kerja BNPB yang mengutamakan kehadiran langsung di lokasi bencana.
Menurutnya, penanganan yang efektif hanya bisa dilakukan jika pemerintah pusat dan daerah melihat langsung kondisi lapangan dan mendengar kebutuhan warga secara nyata.
“Kita harus hadapi bencana di lokasi. Pemerintah pusat akan memberikan dukungan penuh agar pelayanan kepada korban berjalan maksimal,” ungkapnya.
Pendekatan ini dinilai penting untuk mempercepat pengambilan keputusan dan memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.
Baca Juga: Tiga Pekan Tanpa Listrik Berakhir, Ibu-ibu Aceh Tengah Sambut Nyala Genset dengan Sorak Haru
Data Kerusakan dan Respons Pemulihan
Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil turut mendampingi Suharyanto dalam peninjauan tersebut. Ia memperlihatkan langsung dampak kerusakan yang ditimbulkan
banjir bandang, termasuk 14.509 hektare lahan sawah yang terendam air, serta kerusakan pada infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, dan saluran irigasi.
Menanggapi hal itu, Suharyanto memastikan bahwa BNPB akan mendorong pemulihan infrastruktur, khususnya irigasi primer dan tersier, agar aktivitas pertanian warga dapat segera pulih dan tidak berlarut-larut.
Langkah pemulihan ini dinilai krusial mengingat sebagian besar warga Aceh Utara menggantungkan hidup dari sektor pertanian.
Perkuat Solidaritas Nasional
Sikap empati dan respons cepat yang ditunjukkan Kepala BNPB selama kunjungan tersebut dinilai memperkuat solidaritas nasional dalam menghadapi bencana.
Kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak menjadi simbol bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan terus bekerja untuk memastikan keselamatan serta pemulihan warga.
Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, BNPB disebut terus mengedepankan koordinasi lintas sektor dan percepatan penanganan bencana agar dampak sosial dan ekonomi dapat diminimalkan.
“Yang terpenting, masyarakat tidak merasa sendirian. Negara hadir dan akan terus mendampingi sampai kondisi benar-benar pulih,” pungkas Suharyanto. *****
Baca Juga: Korban Banjir Aceh Tamiang Tunjukkan Ketegaran, Minta Mualem Tetap Kuat