Dari Banyuwangi, peserta langsung diajak menyeberang menggunakan private yacht, memberikan pengalaman minat khusus yang menyasar pasar premium.
Dan setiba di Bali Barat dan Utara, mereka menjelajahi budaya lokal, belajar membuat jajanan tradisional, hingga melihat langsung fasilitas akomodasi mewah sebagai referensi penyusunan paket wisata.
Kegiatan ini ditutup dengan Farewell Dinner bersama dengan pemerintah daerah, asosiasi, dan berbagai kolaborator.
Wisnu menjelaskan bahwa peserta memberikan respons yang sangat positif setelah merasakan langsung kombinasi petualangan, budaya, gastronomi, keramahan masyarakat, serta layanan premium.
“Mereka berharap dapat segera menyusun dan menjual paket wisata Indonesia begitu kembali ke negara masing-masing. Ini langkah nyata untuk menarik lebih banyak wisatawan ke destinasi 3B,” jelasnya.
Dengan demikian, Kemenpar berharap dari hasil Famtrip ini mampu memperluas penetrasi paket wisata premium Indonesia di pasar internasional sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi kelas dunia.*****