Ringkasan :
- Kementerian Pariwisata kembali meluluskan 255 mahasiswa Poltekpar Palembang dalam wisuda bertema “From Local Steps to Global Strides”.
- Dalam sambutannya, Menpar Widiyanti menegaskan pentingnya pendidikan vokasi pariwisata sebagai pondasi utama untuk meningkatkan mutu SDM nasional. Ia juga memberikan empat pesan kepada wisudawan: terus belajar, berkolaborasi, menjaga integritas, dan tetap bangga terhadap budaya lokal.
- Direktur Poltekpar Palembang, Iwan Riady, menambahkan bahwa kampusnya berkomitmen mencetak tenaga pariwisata profesional sekaligus wirausaha. Dengan dukungan kebijakan baru dan semangat para lulusan, Poltekpar diharapkan menjadi pusat unggulan dalam membangun pariwisata Indonesia yang berdaya saing global.
Ringkasan di atas dihasilkan menggunakan AI.
WartaPesona.com - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengajak lulusan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang untuk menjadi motor penggerak pariwisata Indonesia yang berkelanjutan.
Ajakan tersebut disampaikan dalam acara Wisuda Tahun Akademik 2024/2025 di Palembang, yang meluluskan 255 wisudawan dan wisudawati dari berbagai program studi di bawah naungan Kementerian Pariwisata.
Dalam sambutannya, Menteri Pariwisata Widiyanti menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika dan orang tua mahasiswa atas keberhasilan para lulusan.
Ia menegaskan bahwa lulusan Poltekpar adalah bagian penting dari upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pariwisata nasional.
“Kalian adalah generasi penerus semangat Sriwijaya, yang akan membawa kejayaan baru bagi pariwisata dan kebudayaan Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Kemenpar Angkat Cita Rasa Nusantara Lewat Program Gastronomy Tour di Pangan Nusa 2025
Wisuda Poltekpar Palembang ke-6 kali ini mengusung tema “From Local Steps to Global Strides”, menggambarkan semangat untuk membawa kearifan lokal ke tingkat global.
Dalam kesempatan tersebut, Menpar juga menyampaikan bahwa DPR RI bersama pemerintah baru saja menyepakati perubahan Undang-Undang Kepariwisataan, yang menjadi dasar hukum bagi Kemenpar untuk memperkuat pendidikan vokasi di bidang pariwisata.
Widiyanti menekankan bahwa pariwisata masa depan harus berfokus pada quality tourism — pariwisata yang mengutamakan kualitas pengalaman, pelestarian alam dan budaya, serta kesejahteraan masyarakat lokal.
Ia juga berpesan kepada para lulusan agar terus belajar, menjalin kolaborasi, menjaga integritas, dan tidak melupakan akar budaya daerahnya.