Ia memastikan bahwa teguran tertulis juga termasuk dalam sanksi berat karena ada catatan dalam kariernya.
Sementara menurut Arlan, dirinya sudah mendapatkan teguran dari Ketua Umum Partai Gerindra Sumatera Selatan.
“Saya sudah ditelepon berapa kali oleh Ibu Ketum Partai Gerindra Sumsel, sudah menegur saya dan membimbing saya jangan sampai terulang lagi, di situ saya diberi sanksi-sanksi. Kelanjutannya, saya dipanggil setelah pulang dari sini,” tandasnya.
***