Di sisi pendanaan, koordinasi telah dilakukan dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Bank Pembangunan Daerah (BPD), hingga Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk memastikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dapat tersalurkan dengan tepat sasaran.
Rano berharap agar pelatihan rutin bagi para pengurus KKMP terus digelar untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, pemahaman prinsip koperasi, serta tata kelola usaha yang baik dan transparan. Menurutnya, koperasi harus dikelola secara profesional agar dapat memberi dampak nyata bagi ekonomi masyarakat.
“Harapannya, KKMP dapat menjadi model koperasi yang tangguh, modern, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di tingkat kelurahan,” pungkas Rano.
Sebagai informasi tambahan, seluruh KKMP di DKI Jakarta telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan berbadan hukum.
Gerai-gerai KKMP juga didukung penuh oleh Bank Mandiri dan Bank DKI. Gerai Melawai sendiri merupakan hasil kolaborasi antara BUMN dan BUMD, dengan suplai sembako dari PT Food Station Tjipinang Jaya, Perumda Pasar Jaya, Perumda Dharma Jaya, serta produk-produk unggulan UMKM.
Untuk mendukung konektivitas digital, PT Telkom Indonesia turut berperan dalam penyediaan jaringan internet di lokasi koperasi.
Turut hadir dalam acara ini sejumlah pejabat seperti Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta Suharini Eliawati, Kepala Dinas PPKUKM Elisabeth Ratu Rante Allo, dan Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar, yang bersama-sama menunjukkan komitmen mendalam untuk mendukung tumbuhnya ekonomi kerakyatan berbasis koperasi di Jakarta.***