berita

Memperkuat Kemitraan ASEAN: Presiden Prabowo dan PM Siphandone Bahas Perluasan Perdagangan dan Kerja Sama Strategis

Selasa, 27 Mei 2025 | 13:37 WIB
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Lao PDR, Sonexay Siphandone. (Foto: Setneg.go.id)

WartaPesona.com- Kuala Lumpur, 26 Mei 2025 — Di tengah rangkaian pertemuan tingkat tinggi ASEAN ke-46, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melangsungkan pertemuan bilateral yang strategis dengan Perdana Menteri Lao PDR, Sonexay Siphandone.

Pertemuan ini menjadi sarana untuk memperkuat relasi dua negara dan membuka peluang kolaborasi lebih luas di sektor-sektor vital.

Mengawali pertemuan yang berlangsung di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Presiden Prabowo menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat yang pernah diterimanya saat berkunjung ke Laos sebelum resmi menjabat sebagai Presiden.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen ASEAN pada Perdamaian Myanmar dan Stabilitas Kawasan di Sesi Retreat KTT ke-46

Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Lao PDR dalam ASEAN yang dinilai berhasil membangun dialog dan solidaritas kawasan.

Presiden kemudian menyoroti potensi besar yang belum tergarap secara optimal dalam hubungan perdagangan antara Indonesia dan Laos.

Meskipun hubungan bilateral sudah berlangsung harmonis selama bertahun-tahun, volume perdagangan dinilai masih tergolong rendah.

Baca Juga: Presiden Prabowo Dorong Keanggotaan Papua Nugini di ASEAN: Strategi Perkuat Ketahanan dan Pengaruh Kawasan

“Kita memiliki banyak peluang di sektor-sektor penting seperti mineral, pertanian, hingga industri pupuk. Sudah saatnya kita tingkatkan skala dan kualitas kerja sama ekonomi kita,” ujar Presiden Prabowo.

Tidak hanya membahas sektor ekonomi, Presiden juga mengangkat isu keamanan kawasan.

Ia menegaskan pentingnya kerja sama bilateral dan regional dalam mengatasi tantangan transnasional, termasuk kejahatan lintas negara, perdagangan manusia, serta penipuan dan perjudian daring yang semakin marak.

Baca Juga: KTT ke-46 ASEAN Resmi Dibuka: Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia dalam Memperkuat Sentralitas Kawasan

“Kolaborasi dalam keamanan regional sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang stabil dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi,” lanjutnya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana bersahabat dan produktif, mencerminkan kesamaan visi antara kedua negara untuk membangun Asia Tenggara yang damai, stabil, dan sejahtera.

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB