berita

Koperasi Merah Putih: Sinergi Strategis Kemenpar dan Kemenkop Bangkitkan Potensi Desa Wisata

Senin, 12 Mei 2025 | 16:15 WIB
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bersama Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menandatangani MoU : pengembangan dan penguatan koperasi dalam mendukung optimalisasi sektor pariwisata di Desa Widosari, Yogyakarta, Jumat (9/5/2025). (Foto: Kemenpar.go.id)

WartaPesona.com- Yogyakarta, 9 Mei 2025 — Dalam upaya memperkuat sektor pariwisata berbasis komunitas, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggandeng Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Desa Widosari, Yogyakarta.

Kesepakatan ini menandai langkah konkret untuk mengembangkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menjadi pengelola Koperasi Merah Putih, sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi lokal.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan kelanjutan dari koordinasi lintas kementerian yang telah berlangsung sejak awal 2025.

Baca Juga: Kemilau Waisak di Borobudur: Harmoni Spiritualitas dan Pesona Wisata Magelang

“Kami ingin menjadikan Pokdarwis sebagai motor penggerak pembangunan pariwisata desa dengan pendekatan koperasi yang profesional dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebanyak 17 desa wisata terpilih sebagai proyek percontohan, termasuk Desa Widosari yang dikenal dengan keindahan Perbukitan Menoreh dan integrasi kuat antara pariwisata, ketahanan pangan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Target jangka panjangnya adalah menjangkau lebih dari 6.000 desa wisata di seluruh Indonesia dan turut mendukung terwujudnya 80.000 Koperasi Merah Putih sesuai Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025.

Baca Juga: Bus Shalawat Inklusif 24 Jam: Komitmen Layanan Ramah Lansia dan Disabilitas bagi Jemaah Haji Indonesia

Sementara itu, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menyatakan, “Sinergi ini bukan hanya tentang menciptakan koperasi, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi lokal yang kuat dan berdampak nyata.” Ia berharap koperasi desa dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat profesionalisme pengelolaan destinasi wisata.

Turut hadir dalam penandatanganan ini berbagai pejabat dari pusat dan daerah, termasuk Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, dan tokoh pariwisata lainnya.

Langkah ini membuktikan bahwa kolaborasi antar kementerian mampu memperkuat pondasi ekonomi desa, sekaligus mendukung pilar pembangunan nasional dari bawah melalui pemberdayaan komunitas wisata yang tangguh dan mandiri.***

 

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB