berita

MBG sebagai Pilar Ketahanan Bangsa: Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Investasi Gizi untuk Generasi Emas

Selasa, 6 Mei 2025 | 10:37 WIB
Presiden Prabowo Subianto - Dalam pengantarnya pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (05/05/2025). (Foto: Setneg.go.id)

WartaPesona.com- Jakarta, 6 Mei 2025 – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi mendalam terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan perkembangan signifikan sejak diluncurkan secara bertahap pada Januari 2025.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (5/5), Presiden menyebut bahwa program ini bukan semata-mata soal penyediaan makanan, tetapi merupakan bentuk investasi strategis negara dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Program MBG adalah wujud dari keberpihakan negara terhadap rakyat, khususnya anak-anak kita yang menjadi harapan masa depan. Ini adalah investasi jangka panjang, bukan hanya intervensi sesaat,” ujar Presiden Prabowo dalam pengantarnya.

Baca Juga: Sidang Kabinet Paripurna: Presiden Prabowo Tegaskan Konsolidasi Nasional Menuju Pemerintahan yang Efektif

Pencapaian Signifikan dalam Waktu Singkat
Sejak peluncuran perdananya, Program MBG telah menunjukkan lonjakan signifikan dalam hal cakupan penerima manfaat.

Berdasarkan laporan terkini yang diterima Presiden, hingga awal Mei 2025, program ini telah menjangkau 3,4 juta penerima di lebih dari 1.286 titik di seluruh Indonesia.

Angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah secara progresif hingga mencapai 82,9 juta penerima manfaat pada akhir November 2025.

Baca Juga: Penguatan Peran Penghulu sebagai Pilar Etika Publik: Menag Nasaruddin Tekankan Profesionalisme dan Keteladanan

“Ini adalah capaian luar biasa, dan saya yakin dengan semangat gotong royong serta kerja keras dari seluruh pemangku kepentingan, target tersebut dapat tercapai,” tambah Presiden.

Tantangan Logistik dan Tekad Mencapai Nol Kesalahan
Presiden Prabowo mengakui bahwa tantangan terbesar dari program MBG terletak pada kompleksitas logistik.

Mendistribusikan makanan bergizi secara konsisten kepada puluhan juta penerima, setiap hari, di berbagai wilayah dengan karakteristik geografis yang berbeda-beda, bukanlah pekerjaan mudah.

Baca Juga: Kemenag Gelar Orientasi Terintegrasi PPIH Arab Saudi 1446 H untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Jemaah Haji

Meski tingkat keberhasilan pelaksanaan program saat ini telah mencapai 99%, Presiden menekankan bahwa tidak ada ruang untuk berpuas diri.

“Dalam pekerjaan manusia, 99,9 persen keberhasilan adalah luar biasa. Tapi kita tidak boleh cepat puas.

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB