berita

Presiden Prabowo Tegaskan Reformasi BUMN dan Solidaritas Palestina dalam Pertemuan Strategis di Istana Merdeka

Rabu, 30 April 2025 | 10:23 WIB
Ketua MPR Ahmad Muzani. (Foto: setneg.go.id)

 

WartaPesona.com- Dalam pertemuan resmi yang berlangsung di Istana Merdeka pada Selasa, 29 April 2025, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya terhadap reformasi menyeluruh di sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta menunjukkan kepedulian mendalam atas situasi kemanusiaan yang dialami rakyat Palestina.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, yang menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap evaluasi terhadap direksi BUMN sebagai langkah untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional.

“Presiden menilai bahwa BUMN harus menjadi entitas yang mandiri, efisien, dan memberikan kontribusi konkret bagi pembangunan nasional,” ujar Ahmad Muzani.

Baca Juga: Kurma Basah: Buah Kaya Nutrisi dengan Segudang Manfaat untuk Kesehatan Tubuh

Ia menambahkan bahwa masyarakat kini semakin menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan BUMN, terutama yang tergabung dalam konsolidasi strategis seperti Danantara.

Menurutnya, penyertaan modal negara yang besar ke dalam BUMN mesti diimbangi dengan kinerja optimal dan pencapaian target-target pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat.

Evaluasi ini menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam membangun tata kelola perusahaan negara yang profesional dan berdaya saing global.

Baca Juga: Stroberi: Buah Kaya Serat dan Antioksidan untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal

Selain urusan domestik, Presiden Prabowo juga membahas isu internasional yang menjadi perhatian bangsa, yaitu situasi kemanusiaan di Palestina, khususnya di Jalur Gaza.

Ia menyampaikan kepedulian terhadap ribuan korban konflik, termasuk anak-anak, perempuan, dan tenaga profesional seperti guru dan tenaga medis yang terdampak langsung.

“Presiden menekankan bahwa Indonesia harus hadir bukan hanya sebagai pendukung diplomatik, tetapi juga sebagai mitra kemanusiaan yang aktif dalam proses pemulihan Palestina,” jelas Muzani.

Baca Juga: Lemak Tak Selalu Bersahabat: Saat Makanan Lezat Jadi Musuh Lambung

Komitmen tersebut mencakup upaya pemulihan trauma, rehabilitasi, hingga pelatihan kapasitas sumber daya manusia Palestina untuk menyongsong masa depan yang merdeka dan mandiri.

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB