berita

Sekolah Rakyat, Langkah Nyata Putus Mata Rantai Kemiskinan: 53 Unit Siap Beroperasi Juni 2025

Selasa, 15 April 2025 | 09:38 WIB
Rapat koordinasi mengenai perkembangan sekolah rakyat bersama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dan Menteri Sosial Syaifullah Yusuf, di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Senin (14/04/2025). (Foto: setneg.go.id)

WartaPesona.com- Jakarta, 14 April 2025 — Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam menanggulangi kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Salah satu wujud konkret dari langkah tersebut adalah percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, sebuah inisiatif besar yang diproyeksikan menjadi jembatan emas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di seluruh penjuru tanah air.

Program ini bukan sekadar pembangunan sekolah biasa. Ia dirancang sebagai institusi pendidikan berjenjang dan berasrama, mencakup tingkat SD, SMP, hingga SMA dalam satu kompleks.

Baca Juga: Jumbo dan Mimpi Anak Negeri: Saat Bioskop Jadi Sekolah Keberanian

Lebih dari sekadar ruang kelas, Sekolah Rakyat akan dilengkapi fasilitas penunjang menyeluruh seperti asrama, toilet modern, ruang makan, dan fasilitas olahraga, serta didesain dengan standar tahan gempa dan teknologi ramah lingkungan.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa sebanyak 53 sekolah rakyat ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2025/2026, dari total target 200 unit untuk tahun 2025.

Sebagian besar sekolah ini memanfaatkan bangunan existing yang direnovasi secara menyeluruh, sementara sisanya akan dibangun dari nol.

Baca Juga: Brownies Lumer: Manjakan Lidah dengan Kelembutan Cokelat yang Menakjubkan

“Kita menargetkan tahun ini mulai membangun 200 sekolah rakyat, dengan 53 di antaranya siap pada pertengahan tahun.

Sisanya, yaitu 147 unit, akan mulai dari awal dengan pembangunan baru,” ujar Mensesneg.

Menteri PUPR Dody Hanggodo menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan survei mendalam terhadap calon lokasi dan kini tengah menyelesaikan desain teknis (DED) pembangunan tahap pertama.

Baca Juga: Doa dan Ikhtiar dari Nabi Muhammad untuk Mengatasi Jerawat dan Kembalikan Percaya Diri

Desain ini ditargetkan selesai pada April 2025, dengan konstruksi dimulai pada awal Mei 2025.

“Renovasi dan pembangunan akan disesuaikan dengan inovasi terbaru di bidang konstruksi dan keamanan, termasuk struktur tahan gempa.

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB