Ini menunjukkan bahwa zakat bukan sekadar ibadah, tetapi juga instrumen ekonomi yang mampu mengubah kehidupan banyak orang,” tegasnya.
Presiden juga menekankan pentingnya transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan zakat agar dana yang terkumpul benar-benar sampai kepada yang berhak. “Pengeluaran zakat harus transparan dan efektif.
Pengelolaan harus dilakukan dengan sebersih-bersihnya dan setertib-tertibnya, sebagaimana prinsip tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.
Dengan komitmen kuat dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, Presiden Prabowo optimistis bahwa zakat dapat menjadi instrumen utama dalam mewujudkan kesejahteraan dan pemerataan ekonomi di Indonesia.***