Selain itu, Gibran ingin melibatkan swasta lebih dalam. Ia mengusulkan pembukaan peluang swasta untuk berkontribusi melalui pengelolaan SKO berkualitas, pembangunan rumah sakit olahraga di seluruh provinsi, serta pengelolaan stadion-stadion yang ada.
“Sinergi ini penting, terutama saat kita mempersiapkan DBON Tahap 2. Konsolidasi antara pusat, daerah, dan swasta harus semakin kuat,” tutup Gibran.
Baca Juga: Kolaborasi Strategis Menekraf dan Menko IPK: Infrastruktur untuk Ekonomi Kreatif yang Mendunia
Dengan langkah-langkah strategis ini, Gibran optimistis DBON mampu membawa olahraga Indonesia menuju kejayaan di kancah global. ***(HA)