WartaPesona.com - Kerusuhan terjadi di Amsterdam, Belanda setelah laga antara Ajax Amsterdam vs Maccabi Tel Aviv dalam laga ligaa eropa (7/11/24). Adapun, pada laga itu berakhir 5 - 0 untuk kemenangan tuan rumah.
Diketahui, kerusuhan tersebut dilakukan oleh pendukung tim tamu yang melakukan keonaran hingga membuat sejumlah kerusakan dan memancing amarah warga lokal pro-Palestina.
Dilansir dari kepolisian setempat, kerusuhan ini dimulai oleh Dimulai saat sebelum pertandingan, pendukung Maccabi Tel Aviv mencopot dan merobek bendera Palestina yang terpasang di rumah-rumah warga.
Baca Juga: Prabowo Subianto: Indonesia Bebas Aktif, Anti Penjajahan, dan Dukungan Penuh untuk Palestina
Mereka juga menyanyikan lagu yang bernada rasis dan mendukung genosida di Gaza.
"Biarkan IDF menang untuk menghancurkan orang-orang Arab" merujuk pada genosida yang terjadi di Gaza.
"Tidak ada sekolah di Gaza karena tidak ada lagi anak-anak yang tersisa".
Tak sampai disitu, pada silent moment yang dilakukan sebelum kick off untuk memperingati musibah banjir bandang di Spanyol, mereka dengan lantang bernyanyi yang menunjukkan rasa tidak hormat terhadap para korban.
Baca Juga: Konsisten dukung Palestina, Presiden Jokowi terima penghargaan tertinggi dari Mahmoud Abbas
Kerusuhan memuncak setelah laga usai. Mereka melukai dan merusak mobil supir taksi setempat yang membuat amarah warga memuncak terutama komunitas Arab di sana.
Akibatnya, warga Amsterdam turun ke jalan untuk memberi balasan hingga mereka berlarian kocar-kacir mencari perlindungan.
Momen tersebut membuat mereka sadar akan konsekuensi yang diterima jika mereka tidak melawan anak-anak dan perempuan seperti yang mereka lakukan di Gaza.
Baca Juga: Malam Solidaritas Palestina Sandiaga Uno-BAZNAS RI kumpulkan infaq kemanusiaan Rp767 juta