WartaPesona.com - Setelah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih, Senin (21/10), Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Dito Ariotedjo langsung bergerak menyusun program-program strategis untuk kepemudaan dan keolahragaan.
Dalam sambutannya, Menpora Dito mengungkapkan akan fokus menjalankan program jangka pendek di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), termasuk melakukan perubahan struktural di lembaganya.
Salah satu perubahan penting adalah penambahan Deputi Bidang Industri Olahraga dan Deputi Pelayanan Kepemudaan, yang berperan menjalankan Peraturan Presiden No 43 tahun 2022.
Baca Juga: Teuku Riefky Lanjutkan Estafet Ekonomi Kreatif, Siap Jadikan Ekraf Tulang Punggung Ekonomi Nasional
Kemenpora akan menjadi koordinator lintas kementerian dalam mengelola berbagai program kepemudaan dan olahraga.
"Alhamdulillah, Kemenpora akan mengalami perubahan struktur kelembagaan dengan penambahan Deputi Industri Olahraga dan Deputi Pelayanan Kepemudaan. Ini untuk memastikan sinergi dan pengelolaan yang lebih baik," ujar Menpora Dito.
Selain itu, Menpora Dito juga menggarisbawahi pentingnya penuntasan fasilitas olahraga seperti Youth Elite Sport Center di Cibubur dan Paralympic Training Center di Karanganyar.
Ia menargetkan fasilitas tersebut dapat digunakan untuk 14 cabang olahraga olimpiade pada Desember mendatang, sebagai bagian dari persiapan menuju Olimpiade 2028.
Baca Juga: Pidato Pelantikan Prabowo: Simbol Ketegasan dan Optimisme yang Dinantikan Rakyat
Menpora Dito juga menyoroti persiapan Indonesia untuk SEA Games dan ASEAN Para Games 2025 di Thailand, sebagai bagian dari upaya memajukan prestasi olahraga nasional di ajang internasional.
“Kami akan memastikan segala persiapan berjalan optimal, termasuk untuk SEA Games dan Para Games 2025,” ungkapnya.