WartaPesona.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung penyelenggaraan The 12th WVO Conference and International Vegan Festival 2024, yang akan berlangsung pada 12-17 November 2024 di Mall Taman Anggrek, Jakarta.
Acara ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai negara ramah bagi komunitas vegan global.
Baca Juga: Bebas Visa untuk PR Singapura: Dorong Pariwisata Kepulauan Riau Menuju Target 14,3 Juta Wisman 2024
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan dukungannya terhadap event internasional ini.
"Saya telah beberapa kali hadir dalam acara ini, dan saya sangat mendukung pelaksanaannya," ujar Sandiaga dalam Weekly Brief With Sandi Uno (14/10/2024).
Baca Juga: Meningkatkan Kualitas Perwasitan: PSSI Gelar Pelatihan VAR di Depok
Ia menekankan bahwa acara ini menjadi langkah penting untuk mempromosikan gaya hidup vegan sekaligus mengangkat potensi kuliner nabati Indonesia.
Susianto, Presiden World Vegan Organisation (WVO) dan Vegan Society of Indonesia (VSI), menjelaskan bahwa tahun ini acara akan lebih besar dengan skala internasional, melibatkan komunitas vegan dari berbagai negara.
Baca Juga: Harapan Taekwondo Indonesia untuk lolos di Olimpiade 2028, Menpora Dito Optimis
Festival ini juga menjadi perayaan Hari Vegan Nasional, yang jatuh pada 1 Oktober, serta akan menampilkan ratusan kuliner vegan khas Nusantara, seperti ketoprak, gado-gado, nasi pecel, dan gudeg, yang kaya akan gizi.
Menurut Yenny Halim, Ketua The 12th WVO Conference & International Vegan Festival, acara ini tidak hanya untuk vegan dan vegetarian, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin mencoba makanan berbasis nabati.
Baca Juga: Indonesia Open Military Drum Corps: Parade Irama Militer di Silang Monas
"Kami akan menghadirkan berbagai menu kreatif dari UMKM lokal yang bisa dinikmati oleh semua kalangan," jelasnya.
Fransiskus Handoko, Direktur Event Nasional dan Internasional Kemenparekraf, menambahkan bahwa festival ini juga akan mendukung wellness tourism di Indonesia dan mendorong kolaborasi dengan UMKM lokal.